
Kutai Timur, Kaltimnusantara.com — Legislator Kutai Timur, Faishal Rachman, memilih turun langsung membantu warga melalui program ternak mandiri yang ia prakarsai sendiri. Langkah ini dilakukan untuk menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus menjadi contoh bahwa pemberdayaan bisa berjalan tanpa bergantung pada dana APBD.
“Keluhan dari masyarakat, tidak ada program yang jalan. Masyarakat meminta bantuan,” ujar Faishal.
Menyikapi kondisi ini, Faishal mengambil langkah konkret dengan memprakarsai program bantuan ternak sebagai inisiatif pribadi. Program ini dirancang untuk membantu masyarakat mengembangkan kemandirian ekonomi melalui sektor peternakan, sekaligus menjadi solusi alternatif di tengah keterbatasan anggaran daerah.
“Saya ada inisiatif untuk bantu berikan ternak untuk membantu mereka. Dalam satu tahun kita jual nanti, 70 persen jatah bapak dan 30 persen kami petani,” jelasnya.
Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan, di mana warga tidak sepenuhnya bergantung pada dana APBD, tetapi tetap dapat memperoleh manfaat ekonomi nyata dari usaha peternakan yang dikelola bersama.
Dirinya berharap langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dan pihak lain untuk mengembangkan program serupa, sehingga pemberdayaan ekonomi di Kutai Timur dapat lebih merata dan menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.
Menurutnya, langkah seperti ini menjadi alternatif solusi di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah. Tidak semua program kerakyatan harus bergantung pada APBD. Dengan memanfaatkan kerja sama pihak swasta, seperti kontraktor lokal, pemberdayaan masyarakat tetap bisa berjalan tanpa mengganggu pos keuangan pemerintah.
“Kalau begitu saya tinggal buat program, tidak usah pakai APBD. Kita bisa melalui kontraktor, kita bisa investasi saja,” tambahnya.
Pihaknya berharap program ini dapat memotivasi masyarakat untuk lebih aktif dan mandiri dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal, sehingga pertumbuhan ekonomi Kutai Timur bisa lebih merata dan berkelanjutan. (Adv)