spot_img
Jumat, Januari 16, 2026

Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Bontang Terlampau Tinggi

- Advertisement -

BONTANG- Tim Satgas Covid-19 Kota Bontang mencatat tren kesembuhan akibat terkonfirmasi Covid-19 terbilang tinggi selama tiga hari kebelakang.

Tercatat sejak (3/3) hingga (6/3) tingkat kesembuhan berjumlah 805 orang. Dengan begitu berdasarkan data Promotor Kesehatan, kasus aktif di Bontang saat ini berjumlah 1.319 orang yang tersebar di 15 kelurahan.

Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Bontang, Adi Permana mengatakan, tren penurunan angka terkonfirmasi Covid-19 memang dilatar belakangi massa inkubasi selama 5-10 hari.

Artinya, tingkat kesembuhan pun tentu akan mulai terlihat dalam siklus beberapa hari ke depan. Apalagi, dengan gejala yang ditimbulkan pada varian omicron ini tidak seperti varian delta kemarin.

Mayoritas masyarakat hanya melakukan isolasi mandiri setelah tahu dirinya terkena Covid-19.

“Kita aktif menghubungi masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 dan melakukan isoman dengan menanyakan kesehatan mereka,” kata Adi Permana saat dikonfirmasi, Senin (7/3/2022).

Meski begitu, selama gelombang ke tiga sebaran virus varian Omicron tentu berbahaya bagi masyarakat yang memiliki riwayat komorbit, ibu hamil, dan lansia.

Tercatat, selama 17 hari kebelakang, ada tambahan kasus meninggal sebanyak 7 orang. Dengan begitu, selama pandemi Covid-19 tercatat ada 367 orang yang meninggal.

Dikatakan Adi, mayoritas yang meninggal bukan merupakan pasien yang dari awal menderita Covid-19. Melainkan mereka yang ingin mendatangi rumah sakit dan melewati screening dengan di cek antigen.

Ternyata, saat dinyatakan meninggal. Hasil rapid antigen mereka menunjukkan reaktif Covid-19. Dengan begitu, mereka pun dimakamkan secara protokol Covid-19 di Bontang Lestari.

“Iya, tercatat 7 orang meninggal. Mereka semua punya latar belakang penyakit komorbit misalnya jantung, stroke, dan ginjal,” pungkasnya.

Berita Terkait
- Advertisment -

Most Popular