KALTIMNUSANTARA.COM- Lanjutkan program Ketahanan Pangan, Desa Tanjung Batu, Kecamatan Tenggarong Seberang bakal menggandeng pihak swasta.
Sebelumnya, program tersebut telah dulu dirintis oleh Kodim 0906/Kutai Kartanegara (Kukar). Dari luas sekitar 460 hektar lahan tidur, baru 60 hektare yang telah dibuka.
Kepala Desa (Kades) Tanjung Batu, Husniansyah mengatakan, melanjutkan program itu perlu menggandeng pihak ketiga yang akan berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Apalagi Pemkab Kukar ingin menjadikan Kutai Kartanegara sebagai lumbung pangan di Kalimantan Timur (Kaltim).
“Banyak lahan-lahan non produktif. Untuk memaksimalkan itu kita tidak bisa sendiri tapi harus ada pihak ketiga terutama investor,” ucap Husniansyah, Minggu (4/6/2023).
Sebelum kerjasama dimulai, ada kajian ilmiah terlebih dahulu. Kajian dimaksudkan untuk membuat Roadmap atau gambaran besar program kegiatan secara jelas dan rinci. Pihak investor sudah membangun komunikasi dengan akademisi pertanian Univesitas Mulawarman dan Institut Teknologi Kalimantan.
Husni berharap kerjasama dapat segera berjalan. Sebab, masih ada ratusan hektare lahan yang siap digarap. Sembilan kelompok tani (Poktan) dengan masing-masing memiliki 25 anggota juga siap terlibat mewujudkan ketahanan pangan.
“Kita masih menunggu hasil kajian teknisnya, tapi kita akan memaksimalkan Poktan yang sudah sah terbentuk untuk terlibat di dalamnya,” tandasnya. (ADV)


