KALTIMNUSANTARA.COM— Mampu tingkatkan perekonomian masyarakat. Pemerintah Desa Beringin Agung, Kecamatan Samboja fokus kembangkan penggemukan sapi.
Peternakan sapi ini telah berjalan sejak 2009 silam. Tak hanya dikelola secara berkelompok, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) turut dilibatkan.
Sejauh ini, BUMDes telah memiliki sapi dari CSR perusahaan sebanyak 39 ekor. 17 ekor untuk penggemukan untuk persiapan jelang Iduladha, dan 22 ekor lainnya untuk pengembangan.
“Salah satu unggulan kita saat ini adalah peternakan sapi, termasuk penggemukan,” kata Kepala Desa Beringin Agung, Kusnadi, Minggu (4/6/2023).
Para peternak telah mengembangkan peternakan sapi dengan sistem lumbar. Artinya, pemeliharaan dikembangkan di kawasan kelapa sawit. Pagi digiring ke daerah sawit, lalu sorenya dibawa ke tempat aman dari gangguan manusia dan binatang lainnya.
Sistem lumbar ini telah mendapat penghargaan dari Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) beberapa tahun lalu.
“Tahun 2017 dapat nominasi juara satu dari Gubernur Kaltim kategori pemeliharaan sapi ekstensif yang di lumbar,” ujarnya.
Disebutkan Kusnadi, melalui metode ini telah terbukti berhasil. Bahkan para peternak sapi sudah merasakan dampak manfaat ekonominya.
“Alhamdulillah itu cukup menunjang perekonomian masyarakat di Samboja,” tandasnya. (ADV)


