PENAJAM – Sekretaris Komisi I DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Hariyono, menegaskan bahwa pemasaran menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan budidaya ikan air tawar di daerahnya. Meski banyak masyarakat yang tertarik menggeluti budidaya ikan, akses pasar yang terbatas masih menjadi kendala utama.
“Pasar ikan ini yang harus kita pikirkan bersama. Apakah kita hanya menjual ikan dalam bentuk utuh atau mengolahnya menjadi produk lain,” ujarnya pada Kamis (17/04/2025).
Hariyono mendorong pemerintah daerah untuk tidak hanya fokus pada aspek produksi, tetapi juga memperhatikan hilirisasi dan promosi produk olahan ikan. Ia percaya, dengan dukungan lintas sektor, sektor ini bisa menjadi unggulan di PPU.
“Semua OPD terkait harus terlibat, seperti Dinas Perikanan, Perindagkop, hingga Pariwisata dan Kominfo untuk mendukung promosi produk ini,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa DPRD PPU kini tengah mengupayakan kolaborasi antar sektor melalui usulan dan inisiatif yang ada. Meski anggaran terbatas, ia berharap upaya ini dapat berkontribusi positif pada perekonomian daerah.
“Mudah-mudahan ini bisa menjadi salah satu pendorong ekonomi PPU ke depan,” tutupnya.


