Pemprov Kaltim Pacu Pemerataan Akses Digital, 600 Desa Ditarget Terlayani Internet Gratis

Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong percepatan transformasi digital melalui program Internet Desa.

Program ini menargetkan pemasangan layanan internet gratis di 600 desa hingga September 2025, sebagai bagian dari visi pemerataan akses teknologi informasi hingga ke wilayah terpencil.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, menyampaikan bahwa upaya ini merupakan salah satu program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim yang bertujuan membuka akses informasi seluas-luasnya bagi masyarakat desa.

Namun dalam pelaksanaannya, program ini tidak lepas dari berbagai tantangan di lapangan. Hingga akhir Juni 2025, baru 153 desa yang berhasil dipasangi jaringan internet.

Kondisi geografis dan keterbatasan infrastruktur menjadi salah satu kendala utama yang harus dihadapi oleh tim teknis di lapangan.

“Ya ternyata tidak semudah yang dipikirkan, update 30 Juni itu sudah 153 desa,” ujar Faisal Sabtu (5/7/2025).

Meski begitu, Faisal tetap optimistis progres akan meningkat signifikan dalam dua bulan ke depan. Target jangka pendeknya adalah 300 desa dapat tersambung internet pada akhir Juli, sementara sisa target akan terus dikejar hingga September mendatang.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan teknologi yang digunakan dalam program ini bersifat menyesuaikan kondisi tiap desa. Bila memungkinkan, jaringan fiber optik (FO) akan digunakan.

Namun untuk desa-desa yang belum terjangkau infrastruktur dasar, alternatif seperti jaringan wireless atau satelit Starlink menjadi solusi yang diandalkan.

Proses pengadaan layanan ini seluruhnya dilakukan secara resmi melalui mekanisme pemerintah, guna menjamin transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan.

Faisal menambahkan, percepatan juga dilakukan dengan memprioritaskan desa-desa yang lebih mudah dijangkau terlebih dahulu. Strategi ini diambil agar progres dapat terus berjalan secara bertahap dan efektif.

“Kalau prioritas mana yang paling cepat dulu bisa kita jangkau, mana yang paling cepat itu yang duluan kita kejar,” tegasnya.

Dengan langkah ini, Pemprov Kaltim berharap bisa menghadirkan konektivitas digital yang merata dan berkelanjutan, sehingga manfaat teknologi informasi dapat dirasakan secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di pelosok.(*)

(adv/diskominfokaltim)

Berita Terkait

Most Popular