Pantai Tanah Merah Jadi Penyumbang Terbesar PAD Pariwisata Kukar

KUKAR – Pantai Tanah Merah di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi salah satu destinasi yang memberikan kontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kukar.

Hingga 31 Agustus 2026, penerimaan dari kawasan wisata tersebut telah mencapai Rp710 juta.

Plt Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengatakan capaian tersebut menunjukkan besarnya kontribusi Pantai Tanah Merah terhadap penerimaan yang dihimpun pihaknya sepanjang tahun ini.

“Pantai Tanah Merah masih menjadi penyumbang utama. Sampai akhir Agustus, kontribusi yang masuk dari destinasi tersebut sudah mencapai sekitar Rp710 juta,” kata Awang, Sabtu (26/9/2026).

Ia bilang besarnya penerimaan dari Pantai Tanah Merah turut menopang total PAD yang berhasil dikumpulkan Dispar Kukar. Secara keseluruhan, realisasi hingga 31 Agustus telah mencapai Rp1.087.226.000.

Capaian tersebut berasal dari sejumlah destinasi wisata yang berada dalam pengelolaan Dispar Kukar, dengan besaran penerimaan yang berbeda-beda.

“Kontribusi setiap destinasi memang berbeda, dan untuk sementara Pantai Tanah Merah menjadi yang paling besar dalam menyumbang penerimaan,” ujarnya.

Ia mengatakan, Dispar Kukar masih memiliki kesempatan meningkatkan PAD karena penerimaan September belum dimasukkan dalam rekapitulasi. Pengelompokan data bulan tersebut akan dilakukan setelah September berakhir.

Tahun ini, kata dia, Dispar Kukar mendapat target PAD sebesar Rp1,2 miliar. Dengan realisasi yang telah diperoleh hingga Agustus, masih terdapat selisih sekitar Rp112,7 juta untuk mencapai target tersebut.

“Realisasi yang sudah terkumpul masih akan bertambah karena penerimaan pada bulan berikutnya belum seluruhnya masuk dalam perhitungan,” ungkap Awang.

Ia menilai peluang peningkatan penerimaan masih terbuka hingga akhir tahun, terutama dengan adanya berbagai kegiatan yang berpotensi mendatangkan wisatawan.

Salah satunya, sambung dia, pelaksanaan Erau di Tenggarong yang diharapkan dapat meningkatkan mobilitas wisatawan sekaligus mendorong kunjungan ke sejumlah objek wisata.

“Momentum kegiatan seperti Erau kami harapkan bisa memberikan tambahan kunjungan, sehingga aktivitas wisata di Kukar semakin meningkat,” tuturnya.

Awang berharap objek wisata di Tenggarong mendapatkan manfaat dari meningkatnya jumlah pengunjung selama pelaksanaan Erau.

“Kami berharap pengunjung Erau  menyempatkan diri datang ke Pulau Kumala dan Planetarium selama berada di Tenggarong,” pungkas Awang. (Adv)

Berita Terkait

Most Popular