![]()

Kutai Timur, Kaltimnusantara.com — Anggota DPRD Kutai Timur, Pandi Widiarto, menegaskan bahwa Forum Tata Ruang Kabupaten Kutim harus diisi oleh orang-orang yang benar-benar paham dan berkompeten di bidangnya. Ia mengingatkan agar forum ini tidak hanya menjadi simbol administratif, tetapi berfungsi nyata sebagai wadah pengawasan dan pemberi rekomendasi kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
Pandi menilai, keberhasilan forum tata ruang sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang mengisinya. Karena itu, ia mendorong agar forum tersebut diisi oleh individu yang memiliki pemahaman mendalam mengenai tata ruang, lingkungan, dan pembangunan daerah.
“Itu yang kita harapkan, forum ini betul-betul diisi oleh orang yang paham dan berkompeten,” ujarnya.
Menurutnya, forum tata ruang yang diisi oleh orang-orang berpengalaman akan mampu memberikan masukan objektif dan mempertimbangkan kepentingan masyarakat secara lebih luas.
“Orang-orang yang berkompeten yang ada di dalamnya supaya bisa memberikan pertimbangan betul-betul untuk masyarakat hari ini,” tambahnya.
Ia menegaskan, keberadaan forum tersebut jangan sampai hanya menjadi formalitas belaka, melainkan harus benar-benar berfungsi sebagai wadah pengawasan dan pemberi saran dalam perencanaan pembangunan.
Dengan demikian, kebijakan tata ruang yang dihasilkan dapat lebih akurat, transparan, dan berpihak kepada kebutuhan riil masyarakat Kutai Timur.
Pandi berharap, forum ini benar-benar difungsikan sebagai wadah evaluasi dan koordinasi lintas sektor. Dengan begitu, potensi konflik pemanfaatan ruang dapat diminimalisir dan perencanaan pembangunan bisa berjalan lebih efektif.
“Forum ini jangan hanya dibentuk di atas kertas. Harus aktif dan mampu jadi ruang dialog yang produktif bagi semua pihak,” tambahnya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan keterbukaan dalam pengelolaan ruang, agar pembangunan Kutai Timur berjalan seimbang antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
(Adv)


