Gerakan Pemuda Marhaenis Soroti Banyaknya Tenaga Ahli Di Sejumlah OPD PPU, Pertanyakan Seruan Efesiensi

PENAJAM PASER UTARA– Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Kabupaten Penajam Paser Utara mengkritisi secara terbuka kebijakan Pemerintah Kabupaten PPU yang masih memelihara begitu banyak Tenaga Ahli ( TA) di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
GPM menilai kebijikan tersebut terkesan boros anggaran dan bertentangan dengan intruksi efesiensi dari pemerintah pusat.

Ketua GPM PPU, Negel Pulung mengatakan di tengah seruan efesiensi nasional pemerintah kabupaten Penajam Paser Utara justru terkesan menghamburkan anggaran untuk honor tenaga ahli yang ada hampir di semua OPD Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Kami menilai efesiensi yang di gaungkan oleh pemerintah PPU saat ini hanya sekedar formalitas, sehingga mengundang pertanyaan kami bahwa apakah efesien yang di lakukan pemerintah PPU sudah benar-benar efesien di karenakan banyaknya Tenaga Ahli di sejumlah OPD yang tentu saja ini menjadi beban APBD PPU.

Selain itu Negel juga mempertanyakan urgensi dari di hadirkannya Tenaga Ahli di sejumlah OPD di PPU. Ia menilai bahwa Kabupaten Penajam Paser Utara sudah memiliki ribuan ASN yang seharusnya sudah cukup untuk menjalankan roda pemerintahan.

“PPU sudah mempunyai ribuan ASN, ada kepala dinas, ada Kabid, ada pejabat fungsional yang seharusnya sudah cukup untuk menjadi perangkat dalam berjalannya roda pemerintahan, maka hal ini menjadi pertanyaan untuk kami seberapa besar urgensi tenaga ahli yang ada di sejumlah OPD di tengah-tengah efesiensi”.

Negel juga mendorong bahwa di tengah-tengah seruan efesiensi ini Bupati Penajam Paser Utara untuk memberikan penjelasan yang rasional, objektif dan transparan terkait dengan seberapa besarnya urgensi pengrekrutan tenaga ahli yang berada di sejumlah OPD ini.

“Bupati Penajam Paser Utara harus memberikan penjelasan yang rasianal, objektif dan transparan untuk persoalan ini, apalagi di tengah-tengah seruan efesiensi ini yang kemudian menjadi pertanyaan besar bagi publik apakah efesiensi ini sudah berjalan sebagimanamestinya?, jangan sampai efesiensi ini ternyata tidak efesien”.

Negel juga menegaskan bahwa GPM PPU akan terus mengawal persoalan ini dan berharap ada penjelasan dari Bupati Penajam Paser Utara terkait seberapa besar urgensi tenaga ahli di tengah-tengah seruan efesiensi ini.

“Kami akan terus mengawal persoalan ini hingga Pemerintah Penajam Paser Utara dapat memberikan penjelasan yang rasional terkait dengan urgensi tenaga ahli di tengah-tengah seruan efesiensi ini”. Tutupnya.

Berita Terkait

Most Popular