KALTIMNUSANTARA.COM- Pemerintah Provinsi Kaltim menggelar rapat evaluasi realisasi APBD tahun 2023 pada Selasa (21/11/2023) di Puri Hotel Samarinda. Pj Gubernur Kaltim apresiasi peningkatan serapan anggaran yang dilakukan tiap-tiap Organisasi Pemerintah Daerah (OPD).
Penjabat Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik menyampaikan saat ini hanya ada 12 OPD yang dalam zona merah dalam penyerapan anggaran. Ini merupakan salah satu bukti membaiknya progres yang dilaksanakan OPD lainnya dalam beberapa bulan ini.
“Sebelumnya, ada sekira 23 OPD yang masuk zona merah. Sekarang tersisa 12 OPD. Kami memperkirakan posisi anggaran akan mencapai 93 persen pada akhir taun sehingga naik dari tahun sebelumnya,” ujar Akmal Malik, pada Selasa (21/11/2023).
Dia menjelaskan 12 OPD di zona merah dengan serapan anggaran kurang dari 60 persen akan terus berkurang.
Sebagai pimpinan Kaltim, ia akan melakukan upaya mengatasi prihal serapan anggaran OPD dalam zona merah ini.
“Kami sudah ambil langkah-langkah untuk mengidentifikasi sisi perencanaan, juga pelaksanaan dan persetujuan dalam anggarannya,” ungkapnya.
Akmal menginginkan OPD dengan serapan anggarannya rendah pada Oktober, segera memperbaiki kinerja dan mempercepat penyerapan anggaran sebelum akhir 2023.
“Anggaran itu harus digunakan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah,” pungkasnya. (Ama/adv/DiskominfoKaltim).


