![]()
KALTIMNUSANTARA.COM- Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina memperingatkan Pemkot untuk tidak berhenti menjalankan program penanggulangan banjir.
Pemkot juga diminta selalu waspada. Karena Bontang saat ini belum benar-benar terbebas dari bencana banjir. Khususnya saat hujan deras dan kiriman dari hulu sungai Bontang.
“memang debitnya berkurang. Tapi kan tetap saja ada banjir itu,” ucap Amir Tosina.
Lebih lanjut program yang efektif terus dijalankan ialah normalisasi sungai. Kemudian normalisasi saluran drainase.
Terutama ddi wilayah protokol Bontang yang acap kali tergenang saat hujan deras. Karena sebabnya saluran drainase yang tertutup dengan sedimentasi.
“Saya kira semua tahu kalau di beberapa ruas jalan saat hujan deras malah tergenang,” sambungnya.
Diketahui banjir besar baru saja melanda Bontang di akhir Juni 2024 lalu. Itu pertanda penanganan yang belum maksimal.
“Kalau klaimnya berhasil belum tentu. Bisa kita lihat lah,” pungkasnya


