Home Advedtorial Aulia Apresiasi Gerak Cepat APH Tangani Pelaku Karhutla di Kukar

Aulia Apresiasi Gerak Cepat APH Tangani Pelaku Karhutla di Kukar

KUKAR – Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, mengapresiasi langkah cepat Aparat Penegak Hukum (APH) dalam menindak pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kukar.

Menurut Aulia, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan APH untuk mendorong penanganan kasus karhutla, termasuk menelusuri pihak yang bertanggung jawab atas pembakaran lahan secara ilegal.

Ia mencontohkan laporan mengenai titik api yang beredar melalui akun Instagram InfoKukar. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.

“Seperti kemarin, ada di (Instagram) InfoKukar, naik, terkait dengan ada satu titik api, orang membakar, nah itu segera langsung ditindaklanjuti oleh teman-teman aparat penegak hukum,” ujar Aulia, Senin (26/10/2026).

Di sisi lain, Aulia menyebut pemerintah daerah memperoleh dukungan pendanaan untuk memperkuat upaya penanganan karhutla. Meski demikian, ia menilai pengelolaan penanganan kebakaran yang selama ini dilakukan di Kukar sudah berjalan dengan baik.

Ia menjelaskan, penanganan titik api dilakukan secara cepat agar kebakaran tidak meluas dan dapat segera dikendalikan oleh petugas di lapangan.

“Kalau kita di sini tidak ada titik api yang lebih dari 24 jam. Hari ini itu titik api cuma satu saja kemarin. Cuman satu, dan itu bisa kita tangani,” ucapnya.

Aulia menegaskan, pemerintah daerah akan terus melakukan pembenahan guna meningkatkan efektivitas penanganan karhutla. Upaya tersebut mencakup penguatan personel hingga pemenuhan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam proses pemadaman.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar yang melibatkan seluruh Barisan Relawan Kebakaran (Balakar) dalam membantu penanganan karhutla.

Menurutnya, peran relawan menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pemadaman, terutama ketika dibutuhkan penanganan cepat di lokasi kejadian.

Pemkab Kukar pun berkomitmen memenuhi kebutuhan peralatan yang masih kurang agar para relawan dapat menjalankan tugas secara maksimal.

“Kita berupaya sekali lagi untuk memenuhi peralatan-peralatan yang masih kurang yang dibutuhkan oleh teman-teman kita untuk melakukan proses penanganan di lapangan,” pungkasnya. (Adv)

Exit mobile version