Dewan Minta Pemerintah Desa Berperan Aktif untuk Dukung Program Merdeka Listrik dan Air

Loading

KALTIMNUSANTARA.COM- Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Leni menyoroti aduan sejumlah daerah yang belum teraliri listrik dan air bersih. Pada hari Senin (27/5/2024).

Apalagi, masyarakat tersebut juga sudah berulang kali mengadu, mulai dari tingkat RT, lurah, higga kecamatan, dan anggota dewan.

“Ada tetapi saya belum menerima data dari daerah-daerah yang belum teraliri listrik. Sehingga untuk programnya belum bisa diraslisasikan secara menyeluruh,” ungkap Leni.

Leni menjelaskan jika, harus ada data yang masuk terlebih dahulu. Barulah, setelah itu direalisasikan. Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa itu adalah tugas dari legislator di masing-masing derah pemilihan (dapil)

“Sempat saya lakukan pengecekkan ke dapil saya, kan cukup pelosok kalau bisa dibilang, saya di dapil 5 kebetulan. Di mana belum ada aliran listrik sampai pukul 22.00 Wita. Saya melakukan kunjungan kurang lebih tiga harian,” imbuhnya.

Menurut Leni, pemerintah desa harusnya berperan aktif dalam melakukan pendataan, kemudian dilanjutkan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Perusahaan Umum Daerah (Perusda) teknisnya, untuk dilakukan followup.

“Saya berpesan pada seluruh pemerintah desa, agar segera memasukkan data di daerah masing-masing. Supaya ini kedepannya ditindaklanjuti oleh pihak teknis,” bebernya.

Selain itu, dia juga meminta respon dan kerja yang cepat dari pemerintah desa, agar masalah bisa cepat terselesaikan. Ditambah, Kutim adalah salah satu daerah penyangga IKN.

“Untuk pemerintahan desa, kalau bisa secepatnya masukkan datanya, desa-desa mana saja yang belum terkena dampak listrik agar kami bisa proses secepatnya, in syaa Allah” pungkasnya. (ADV)

Berita Terkait

Most Popular