Home Advedtorial Dewan Sebut Penanganan Stunting di Samarinda Harus Dilakukan dengan Serius

Dewan Sebut Penanganan Stunting di Samarinda Harus Dilakukan dengan Serius

KALTIMNUSANTARA.COM- Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain, mengungkapkan keprihatinannya atas masih adanya kasus stunting di Kota Samarinda meskipun anggaran daerahnya cukup fantastis.

Menurut Sani, tingginya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Samarinda tidak akan berguna jika masih ada anak-anak yang mengalami stunting akibat kurang gizi.

Dia menekankan bahwa penanganan stunting memerlukan perhatian serius dan tidak boleh dianggap sepele.

“Pengentasan stunting itu tidak mudah karena banyak faktornya, seperti pernikahan dini, kondisi gizi saat ibu mengandung, dan kondisi ekonomi rumah tangga. Kita perlu melihat semua faktor penyebabnya, bukan hanya sekadar memberi makan dengan telur dan nasi saja,” ujarnya (20/2/2024).

Sani juga menyoroti peran pimpinan daerah dalam penanganan dan pencegahan stunting.

Menurutnya, wali kota memiliki komando utama dalam hal ini, dan evaluasi terhadap efektivitas langkah-langkah yang diambil harus dilakukan secara berkala.

“Saya penasaran juga, tapi untuk saat ini belum bisa memberikan pandangan tentang apakah langkah-langkah yang diambil efektif atau tidak. Kita tunggu hasilnya. Karena yang jelas, penanganan stunting harus menjadi prioritas kita semua,” tandasnya. (ADV)

Exit mobile version