
Samarinda – Dalam upaya membangun sistem pembinaan atlet yang kuat dan berkelanjutan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
Tidak hanya mengandalkan pelatihan teknis dan fasilitas, Dispora Kaltim kini mendorong sinergi yang erat antara sekolah, komunitas olahraga, dan keluarga sebagai tiga pilar utama dalam proses pembinaan atlet sejak dini.
Menurut Kepala Bidang Pemberdayaan Olahraga Dispora Kaltim, Bagus Sugiarta, keberhasilan pembinaan atlet tidak bisa hanya ditopang oleh pemerintah daerah.
Dukungan lingkungan terdekat, khususnya dari dunia pendidikan dan keluarga, sangat menentukan perkembangan karakter, kedisiplinan, dan daya juang atlet.
“Pembinaan yang efektif lahir dari kolaborasi. Sekolah sebagai tempat pendidikan karakter, komunitas sebagai ruang eksplorasi, dan keluarga sebagai fondasi mental harus berjalan seiring,” kata Bagus, Rabu (25/6/2025).
Ketiganya membentuk ekosistem yang mendukung tumbuhnya atlet yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga tangguh secara mental,” tambahnya.
Dispora Kaltim berkomitmen untuk memperkuat kemitraan ini melalui berbagai program pembinaan yang melibatkan sekolah dan komunitas, termasuk pelatihan pelatih di tingkat lokal dan penguatan kegiatan olahraga di lingkungan keluarga dan sekolah.
Tujuannya adalah menciptakan jalur pembinaan yang terintegrasi dari usia dini hingga ke jenjang prestasi tinggi.
Lebih lanjut, Bagus menegaskan bahwa keberlanjutan pembinaan tidak bisa dicapai tanpa kesadaran kolektif akan pentingnya peran bersama. Karena itu, keterlibatan aktif dari orang tua, guru, dan komunitas menjadi bagian tak terpisahkan dalam mencetak generasi atlet masa depan.
“Prestasi bukan hanya soal medali, tapi juga hasil dari proses panjang yang melibatkan banyak pihak. Kami ingin membangun pola pikir kolektif bahwa mencetak atlet hebat adalah tugas bersama,” tuturnya.
Dengan mendorong keterlibatan aktif dari berbagai elemen masyarakat, Dispora Kaltim optimis sistem pembinaan olahraga di daerah dapat semakin kokoh dan melahirkan lebih banyak talenta unggul yang siap bersaing di level nasional hingga internasional. (ADV)