Samarinda – Upaya revitalisasi Stadion Utama Palaran oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur tak hanya bertujuan memulihkan fungsi fasilitas olahraga, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi berbasis kegiatan olahraga dan hiburan di daerah.
Hal tersebut disampaikan menyusul rencana pemulihan infrastruktur dasar yang tengah dikebut, terutama jaringan listrik dan air bersih.
Kepala Seksi Pengelolaan Stadion Utama Dispora Kaltim, Yudi Haryanto, menyebut pemulihan dua infrastruktur tersebut sebagai syarat utama untuk menghidupkan kembali kawasan stadion secara menyeluruh.
“Insya Allah ke depannya, kalau jaringan listrik sudah terpenuhi dan jaringan air sudah merata ke semua venue, maka gedung-gedung olahraga yang ada bisa digunakan kembali dengan nyaman,” ujar Yudi saat ditemui, Jumat (04/07/ 2025).
Selama ini, keterbatasan jaringan listrik dan air telah membuat sebagian besar fasilitas di kompleks stadion, termasuk lapangan sepak bola, gedung serbaguna, dan kolam renang tidak berfungsi maksimal.
Dispora berharap, setelah rampung nanti, pemanfaatan kawasan stadion akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah melalui retribusi penggunaan fasilitas.
“Kalau gedung-gedung olahraga itu dimanfaatkan dengan baik, tentu akan berdampak pada pendapatan. Karena setiap kali digunakan untuk event atau kegiatan, ada kontribusi yang masuk,” jelasnya.
Tak hanya untuk kompetisi dan pelatihan olahraga, stadion juga diarahkan sebagai pusat aktivitas komunitas dan hiburan lokal. Keberadaan event skala kecil hingga besar dinilai mampu mendorong sektor-sektor pendukung seperti UMKM, transportasi, hingga pariwisata lokal.
“Tidak menutup kemungkinan, setelah rampung nanti, masyarakat dan pengguna fasilitas olahraga di kawasan stadion bisa kembali menggunakannya secara maksimal dan aman,” tambahnya.
Dispora juga membuka peluang agar Stadion Palaran dapat dimanfaatkan sebagai markas (home base) klub olahraga profesional lokal. Menurut Yudi, hal ini dapat mendorong keterlibatan publik sekaligus memperkuat fungsi stadion sebagai simbol kebangkitan olahraga Kaltim.
“Kami berharap, setelah perbaikan selesai, kawasan Stadion Palaran bisa menjadi salah satu pusat kegiatan olahraga terpadat di Kalimantan Timur,” tuturnya.
Untuk merealisasikan hal tersebut, Dispora telah menjalin sinergi dengan berbagai instansi teknis, termasuk Dinas Pekerjaan Umum. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mempercepat pemulihan dan memperbesar dampak sosial serta ekonomi dari keberadaan stadion.
Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Stadion Palaran diproyeksikan menjadi pusat kegiatan olahraga, hiburan, dan komunitas yang tidak hanya mendukung kompetisi profesional, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat. (ADV)


