Dispora Kaltim Komitmen Kembangkan Pusat Pelatihan Atlet Difabel untuk Pembinaan Berkelanjutan

Samarinda – Kalimantan Timur semakin menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan olahraga inklusif dengan rencana pendirian pusat pelatihan khusus bagi atlet penyandang disabilitas.

Inisiatif ini menjadi tonggak penting dalam membangun pembinaan jangka panjang yang sistematis dan terarah, demi menjaring talenta unggul yang mampu mengharumkan nama daerah di pentas nasional maupun internasional.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, AA Bagus Sugiarta, menyampaikan bahwa selama ini pembinaan atlet difabel di wilayah tersebut belum memiliki pola yang jelas dan konsisten. Kondisi ini dinilai menghambat potensi para atlet untuk berkembang secara maksimal.

“Pembinaan atlet penyandang disabilitas selama ini masih bersifat sporadis dan kurang terstruktur. Dengan adanya pusat pelatihan khusus ini, kami ingin memberikan ruang yang tepat dan berkelanjutan bagi mereka untuk mengasah kemampuan dan mengembangkan diri secara menyeluruh,” kata Bagus, Sabtu (21/6/2025).

Pusat pelatihan tersebut dirancang dengan pendekatan individual, di mana setiap atlet mendapatkan program latihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan fisik masing-masing.

Tenaga pelatih yang terlibat pun telah dibekali keahlian khusus, tidak hanya dalam aspek teknis olahraga, tetapi juga pendampingan psikologis guna mendukung perkembangan mental atlet.

Bagus menambahkan bahwa keberhasilan program ini juga sangat bergantung pada keterlibatan keluarga dan masyarakat sekitar. Mereka diharapkan dapat aktif mendorong serta memfasilitasi atlet difabel agar mendapatkan kesempatan pembinaan yang layak.

“Kami tidak hanya ingin membentuk atlet berprestasi, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan semangat juang para difabel. Lingkungan latihan yang kondusif secara fisik dan emosional menjadi fondasi utama bagi keberhasilan mereka,” jelasnya.

Dengan dukungan dan pembinaan terencana, pusat pelatihan ini diharapkan mampu menjadi wadah yang menghasilkan atlet-atlet difabel tangguh yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional.

Dispora Kaltim menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari visi jangka panjang untuk menjadikan olahraga di daerah semakin inklusif dan berdaya saing. (ADV)

Berita Terkait

Most Popular