SAMARINDA – Lonjakan aktivitas harian di kawasan kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong penerapan penataan ulang sistem keluar-masuk di area Tower Kadrie Oening. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan ketertiban dan kenyamanan bersama.
Penegasan itu disampaikan langsung oleh Kepala UPTD Dispora Kaltim, Junaidi, saat memimpin apel pagi yang diikuti seluruh staf dan jajaran instansi, baru-baru ini.
“Semakin padat aktivitas di halaman kantor, semakin besar tanggung jawab kita menjaga keteraturan. Mohon agar semua pihak konsisten menggunakan akses sesuai fungsinya, baik pintu masuk maupun keluar,” ujar Junaidi, Kamis (12/6/2025).
Ia menyayangkan masih ditemukannya pelanggaran aturan akses, seperti kendaraan yang nekat memasuki area melalui jalur keluar.
Menurutnya, pelanggaran kecil seperti itu dapat menimbulkan risiko kecelakaan hingga menciptakan kesan buruk bagi lingkungan kantor.
“Jangan anggap sepele. Ketika satu-dua orang melanggar, bisa jadi kebiasaan yang ditiru. Padahal, jalur akses dibuat bukan sekadar formalitas, tapi bagian dari upaya menjaga keselamatan bersama,” tegasnya.
Tak hanya menjadi pusat kegiatan internal ASN, lingkungan Tower Kadrie Oening juga kerap dimanfaatkan masyarakat umum untuk berbagai aktivitas, termasuk olahraga dan kunjungan ke fasilitas publik.
Oleh karena itu, Junaidi mengingatkan agar aparatur sipil negara menunjukkan sikap tertib sebagai panutan publik.
“Kalau kita saja abai pada aturan dasar seperti jalur gerbang, bagaimana masyarakat mau patuh? Disiplin kecil ini mencerminkan budaya kerja kita,” ucapnya.
Dengan adanya pengetatan sistem gerbang, Dispora Kaltim berharap dapat menciptakan suasana kerja yang lebih tertib dan aman. Pengawasan di pintu akses pun akan diperkuat demi memastikan seluruh aturan berjalan konsisten.
Langkah ini juga sekaligus menjadi pengingat bahwa disiplin bukan hanya urusan pekerjaan, tetapi juga menyangkut etika menggunakan fasilitas publik yang digunakan bersama. (Adv)


