Dispora Kaltim Sarankan Pembangunan Sirkuit Resmi untuk Menanggulangi Balapan Liar

SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk segera membangun sirkuit balap motor resmi sebagai solusi untuk menanggulangi maraknya balapan liar yang berisiko tinggi.

Langkah ini dianggap penting untuk menyalurkan minat pemuda terhadap balap motor ke jalur yang lebih aman dan terorganisir, serta dapat mendukung pengembangan prestasi olahraga di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menjelaskan bahwa keberadaan sirkuit balap yang memenuhi standar keselamatan sangat dibutuhkan untuk menghindari kegiatan balapan liar yang sering kali berakhir dengan kecelakaan fatal.

Tanpa fasilitas yang memadai, menurutnya, para pemuda yang tertarik dengan balap motor cenderung memilih tempat-tempat yang tidak aman untuk berkompetisi.

“Tanpa fasilitas yang memadai, para pemuda yang memiliki minat dalam balap motor justru akan mencari tempat yang tidak aman untuk berkompetisi. Sirkuit resmi bisa memberikan mereka wadah yang lebih baik untuk berlatih dan berkembang,” ujar Rasman pada Selasa (12/11/2024).

Selain itu, Rasman menekankan pentingnya langkah preventif untuk mengurangi dampak negatif dari balapan liar.

“Maraknya balapan liar bukan hanya merugikan para peserta, tetapi juga mengganggu ketertiban umum dan membahayakan nyawa. Dengan menyediakan fasilitas yang tepat, kita bisa mengurangi risiko tersebut dan memberikan ruang bagi pemuda untuk menunjukkan bakat mereka di lingkungan yang lebih terorganisir,” tambahnya.

Dispora Kaltim juga mengusulkan agar pembangunan sirkuit balap motor tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk memastikan kelangsungan proyek.

Rasman menyatakan bahwa pembangunan sirkuit ini akan menjadi investasi jangka panjang, tidak hanya untuk prestasi olahraga, tetapi juga untuk menciptakan ruang aman bagi pemuda.

“Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk pendanaan dan teknis pembangunan sirkuit. Ini adalah investasi untuk masa depan yang tidak hanya akan meningkatkan prestasi olahraga, tetapi juga memberikan ruang aman bagi para pemuda untuk mengembangkan bakat mereka,” ujar Rasman.

Selain pembangunan fisik, Rasman juga menyoroti pentingnya pembinaan komunitas balap motor lokal yang ada di Kaltim.

Komunitas-komunitas ini perlu diberdayakan dengan pelatihan yang lebih terstruktur agar mereka dapat berkompetisi secara profesional dan bertanggung jawab.

“Kami tidak hanya ingin membangun fasilitas fisik sirkuit, tetapi juga membentuk ekosistem balap motor yang sehat dan bertanggung jawab,” imbuhnya.

Sebagai langkah awal, Dispora Kaltim telah mengajukan proposal untuk perbaikan sirkuit Kalan yang ada, agar sesuai dengan standar internasional dan bisa digunakan untuk menampung lebih banyak atlet berbakat.

Dengan adanya sirkuit yang lebih baik dan pembinaan yang berkelanjutan, Dispora Kaltim berharap dapat mengurangi praktik balapan liar dan membuka peluang bagi pemuda untuk mengembangkan potensi mereka di dunia balap motor secara lebih profesional dan aman.(adv)

Berita Terkait

Most Popular