KALTIMNUSANTARA.COM- Gabungan fraksi Gerindra dan Berkarya DPRD Kota Bontang meminta agar Pemerintah bisa serius menangani issue berantas narkoba.
Apalagi dalam tugas dan pelayanan ASN sangat vital perannya kepada masyarakat. Menurutnya, perilaku mencoreng para ASN yang terjaring sangat miris.
Dengan begitu, Pemerintah Kota harus selalu berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional di daerah untuk melakukan edukasi soal pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pemerintah Kota Bontang.
“Harus lah di deteksi dini. Kami DPRD mendukung kalau ini memang hal positif,” kata Anggota DPRD Bontang Amir Tosina. Selasa (6/6/2023).
Misalnya, bagi mereka yang belum terjaring untuk sadar. Dengan melakukan rehabilitasi. Karena menurutnya rehabilitasi tersebut tidak hanya bertujuan untuk menyelematkan para pengguna narkoba.
Akan tetapi juga menyelamatkan keluarga pengguna agar jauh dari narkoba dan tindak kriminal lainnya.
“Untuk itu Fraksi Gerindra bersama Berkarya mendesak Pemerintah Kota Bontang untuk selalu berkoordinasi dengan pejabat lintas struktural antarwilayah karena menjaga tempat masuknya narkoba di Kota Bontang,” tuturnya.
Menjawab saran tersebut, Wakil Wali Kota Bontang Najirah menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Bontang telah melakukan upaya pencegahan dengan melakukan koordinasi secara intensif dengan Badan Narkotika Nasional.
“Pemerintah Kota Bontang bersama dengan BNN Kota Bontang melakukan sosialisasi, tes bebas narkoba, dan pengenaan sanksi khususnya bagi pegawai di lingkungan pemerintah daerah,” tuturnya,
Selain itu Pemerintah Kota Bontang juga terus berkomitmen untuk mendukung program pencegahan dan pemberantasan narkoba yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional.(Akbar/ADV/DPRD)


