
BONTANG– Komisi A DPRD Bontang meminta proses rekruitmen guru pengganti dijalankan secara transparan. Pembukaan lowongan kerja pun harus melewati Dinas Ketenagakerjaan.
Ketua Komisi A DPRD Bontang Heri Keswanto mendukung Pemkot merekrut tenaga pengajar karena saat ini sedang mengalami krisis akibat banyak guru pensiun.
“Kami minta rekruitmen transparan. Lalui Disnaker,” ucap Heri.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bontang membuka rekruitmen tenaga guru pengganti berjumlah 65 orang pada Mei 2026 ini
Tahap awal Disdikbud Bontang akan merekrut 65 guru pengganti. Seleksi sudah dilakukan terbuka melalui Dinas Ketenagakerjaan Bontang. Peserts bisa mengakses laman Teman Naker untuk melamar.
Kelala Disdikbud Bontang Abdu Safa Muha mengatakan, skema penggajiannya akan menyesuaikan standar Upah Minimum Kota (UMK). Bahkan dari hitungan tim nilai gaji bisa mencapai Rp4 juta.
Karena guru pengganti akan mendapatkan 2 sumber penghasilan. Pertama dari insentif guru swasta senilai Rp2 juta. Kemudian dari dana Bosda Sekolah senilai Rp2 juta.
“Sudah dibuka silahkan daftar,” ucap Abdu Safa Muha.