Leni Minta Pemerintah dan Pedagang Bekerja Sama untuk Tuntaskan Masalah Pasar Tumpah

Loading

KALTIMNUSANTARA.COM- Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Leni Angriani mendorong adanya kerjasama antara pemerintah daerah, pedagang, dan berbagai pihak.

Langkah ini terkait untuk menemukan solusi untuk pasar tumpah yang tidak hanya menyelesaikan masalah lalu lintas, tetapi juga mendukung kesejahteraan para pedagang.

“Pendekatan yang bijaksana dan solusi yang komprehensif sangat diperlukan dalam menangani masalah pasar tumpah di Kutai Timur,” ungkap Leni.

Di mana, menurutnya, dengan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, pedagang, dan semua pihak terkait, diharapkan dapat ditemukan solusi yang dapat memenuhi kepentingan semua pihak.

Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan situasi win-win di mana pedagang tetap dapat berjualan dengan baik tanpa mengganggu ketertiban umum.

Sebagai langkah awal, Leni menyarankan agar dilakukan kajian mendalam untuk memahami kebutuhan dan kendala yang dihadapi oleh para pedagang.

Dengan data yang akurat, pemerintah daerah dapat merancang strategi yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Selain itu, Leni juga menyoroti pentingnya menyediakan fasilitas yang memadai di pasar induk untuk menarik para pedagang berpindah.

“Kita perlu memastikan bahwa pasar induk memiliki fasilitas yang memadai dan layak untuk mendukung aktivitas perdagangan. Ini termasuk kebersihan, keamanan, dan aksesibilitas yang baik,” jelasnya. Pada saat dijumpai hari Selasa (23/7/2024).

Dengan upaya bersama dan komitmen yang kuat, Leni optimis bahwa masalah pasar tumpah di Kutai Timur dapat ditangani dengan baik.

Keberhasilan dalam menata pasar tumpah tidak hanya akan meningkatkan kelancaran lalu lintas, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat.

Langkah-langkah yang diambil oleh Leni Angriani ini mencerminkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat dan ketertiban umum.

“Dengan dukungan penuh dari semua pihak, Kutai Timur dapat menjadi contoh daerah yang berhasil menata pasar tumpah dengan solusi yang adil dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Adv)

Berita Terkait

Most Popular