Mahyunadi Tegaskan Pemkab Kutim Dukung Aspirasi Pemekaran Kutai Utara

Loading

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menegaskan dukungan penuh terhadap perjuangan masyarakat Kutai Utara untuk menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB). Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Kutim Mahyunadi dalam audiensi bersama Komite Pembentukan Kutai Utara di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi, Sangatta, yang menjadi momentum penting bagi kebangkitan kembali semangat pemekaran wilayah tersebut.

Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Kepala Bagian Pemerintahan Sutrisno, Anggota DPRD Kaltim Arfan, dan Anggota DPRD Kutim Baya Sargius. Turut hadir pula Majedi, Ketua Komite Pembentukan Kutai Utara, yang menjadi representasi semangat dan aspirasi masyarakat di wilayah utara Kutim.

Dalam kesempatan itu, Majedi menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemkab Kutim yang telah membuka ruang dialog dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. “Saya sangat berterima kasih kepada Wakil Bupati Kutim yang sudah menyempatkan waktunya untuk hadir dan mendengarkan langsung aspirasi kami,” ungkap Majedi penuh harap.

Ia kemudian menjelaskan perjalanan panjang perjuangan pemekaran Kutai Utara. “Sejak tahun 2005–2009 kita sudah mendapatkan surat keputusan dari DPRD Kutim. Pada tahun 2010, dilakukan kajian akademik oleh Universitas Mulawarman dan UGM dengan skor kelayakan 429 dari 14 kategori. Hasil ini menempatkan Kutai Utara dalam kategori sangat layak untuk menjadi DOB,” jelasnya.

Meskipun perjuangan tersebut memakan waktu panjang, semangat masyarakat tidak pernah padam. “Sudah lebih dari 10 tahun kami berjuang. Dengan pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto dan visi Asta Cita untuk membangun Indonesia dari pinggiran, kami semakin yakin pemekaran Kutai Utara bisa segera terwujud, seperti halnya empat provinsi di Papua,” tambah Majedi optimistis.

Sementara itu, Wakil Bupati Kutim Mahyunadi menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung aspirasi masyarakat Kutai Utara. “Mudah-mudahan ini bisa menjadi gawe bersama yang berhasil, demi terwujudnya harapan besar masyarakat Kutai Utara,” ujarnya.

Mahyunadi menambahkan, Pemkab Kutim akan terus membuka ruang komunikasi dan dialog konstruktif agar perjuangan tersebut berjalan dalam koridor hukum dan kepentingan masyarakat luas. “Mari kita bersama-sama menjaga semangat kebersamaan, saling mendukung, dan terus memperjuangkan yang terbaik untuk kemajuan daerah kita,” ajak Mahyunadi. (ADV/ProkopimKutim/KN)

Berita Terkait

Most Popular