BONTANG– Dinas Pendidikan dan Kebuldayaan Bontang tidak menerapkan sistem Work Form Home (WFH) bagi guru pada April 2026 ini.
Sekretaris Disdikbud Bontang Saparuddin mengatakan, seluruh guru tetap masuk seperti biasa di lingkungan sekolah. Alasan mereka tetap bekerja untuk memastikan proses belajar dan mengajar efektif berjalan.
“Kalau WFH para kurid yang akan berdampak. Jadi kami tetap bekerja,” ucap Saparuddin, Senin (6/4/2026).
Lebih lanjut, untuk mengurangi beban operasional BBM para Guru diminta bisa berhemat. Paling tidak mengursngi penggunaan kendaraan pribadi saat ke sekolah.
Dengan lembelajaran langsung diyakini daya serap ilmu pengetahuan bisa maksimal. Terlebih anak sekolah lebih semangan belajar saat bertemu langsung ketimbang melalui daring.
“Kami juga evaluasi dari pelaksanaan sekolah daring waktu Covid-19 memang benar berpengaruh pada daya serap pembelajaran,” sambungnya.
Saparuddin mengingstkan para guru agar bisa bekerja maksimal. Apalagi anak sekolah akan menghadapi ujian akhir untuk kelas 6 dan kelas 9.
“Semua materi harus dipastikan diserap oleh peserta didik,” pungkasnya.


