KALTIMNUSANTARA.COM- Rombongan Universitas Gajah Mada (UGM) diterima langsung oleh Sekretaris Provinsi Kaltim Sri Wahyuni dalam kunjungannya Jumat (10/11/2024).
Lawatannya mereka ke Kaltim bertujuan tawaran kepada Pemprov agar masyarakat bisa berkuliah di UGM. Khususnya bidang Program Studi Magister dan Doktoral (S2-S3) Ketahanan Nasional (PKN).
Hal ini disampaikan Ketua Prodi PKN Sekolah Pascasarjana UGM Prof Dr Armaidy Armawi saat berkunjung ke Pemprov Kaltim yang diterima Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, di Ruang Kerja Sekdaprov Kaltim Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Samarinda, Jumat 10 November 2023.
“Terima kasih atas kunjungan Prodi PKN UGM ke Pemprov Kaltim. Tawaran untuk pendidikan pascasarjana kami apresiasi,” ucap Sri Wahyuni.
Menurut Sri Wahyuni, saat ini Pemprov Kaltim memiliki program Beasiswa Kalimantan Timur Tuntas (BKT). Ke depan, Pemprov Kaltim sangat berharap Program BKT dapat menyentuh semua jurusan program studi. Artinya, alokasi beasiswa menyesuaikan kebutuhan daerah.
Untuk itu, penawaran pascasarjana UGM Prodi PKN, akan menjadi pertimbangan Pemprov Kaltim untuk membuka peluang beasiswa untuk pegawai maupun masyarakat umum.
“Jika memang untuk pegawai, tentu kita harus memikirkan bagaimana izin belajar maupun tugas belajar mereka. Sehingga, tidak menganggu tugas pokok dan fungsi mereka sebagai pegawai. Sedangkan, untuk umum, mungkin dibantu biaya perkuliahan hingga selesai. Akan tetapi, kami akan komunikasikan terlebih dulu dengan Tim BKT bagaimana peluang kerja sama ini,” ungkapnya.
Ketua Prodi PKN Sekolah Pascasarjana UGM Prof Dr Armaidy Armawi menjelaskan tujuan kunjungan selain silaturahmi dan mensosialisasikan, juga menawarkan kerja sama pendidikan Pascasarjana Prodi S2 dan S3 Ketahanan Nasional.
“Kami ke Kaltim, karena provinsi ini sebagai salah satu daerah konstelasi geopolitiknya cukup tinggi. Karena itu, kami melihat ada peluang untuk tenaga-tenaga konstelasi atau kelompok disiapkan dengan baik. Makanya, kami menawarkan peluang kerja sama. Apalagi, Kaltim sudah ditetapkan sebagai IKN tentu sangat memerlukan SDM andal khususnya di bidang Ketahanan Nasional,” jelasnya. (AMA/ADV/Diskominfo Kaltim).


