SAMARINDA – Perawatan dan pemanfaatan sarana olahraga di Kalimantan Timur (Kaltim) tak bisa semata mengandalkan pembangunan fisik. Menurut Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga Dispora Kaltim, Junaidi, peran aktif masyarakat memegang peranan penting dalam menjaga keberlangsungan fungsi utama fasilitas olahraga.
“Fasilitas olahraga bisa dikelola dengan baik jika ada kesadaran dari masyarakat yang memanfaatkannya. SDM menjadi faktor penentu utama,” ujarnya, Jum’at (16/5/25).
Junaidi menjelaskan bahwa berbagai fasilitas di Kaltim telah memenuhi klasifikasi tertentu sesuai standar nasional. Beberapa di antaranya, seperti GOR Segiri dan GOR Sempaja, sudah masuk dalam kategori standar Madya.
Sementara itu, Stadion Utama Palaran telah mendapatkan pengakuan sebagai fasilitas olahraga dengan Standarisasi Grade A nasional.
“Standar fasilitas olahraga itu terbagi, seperti Utama, Madya, dan Grade A. Kami terus berupaya meningkatkan kualitas agar fasilitas di Kaltim bisa bersaing di tingkat nasional,” terangnya.
Ia mengingatkan bahwa sekalipun sarana tersebut sering digunakan untuk berbagai kegiatan lain, fungsi awal sebagai tempat pembinaan dan pelaksanaan olahraga tidak boleh diabaikan.
“Fasilitas itu memang bisa bersifat multifungsi, tapi prioritasnya tetap untuk aktivitas olahraga,” jelasnya lagi.
Junaidi menegaskan bahwa kegiatan non-olahraga yang dilakukan di fasilitas tersebut harus tetap menyesuaikan dengan fungsi utamanya dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap pemanfaatan olahraga itu sendiri.
“Kegiatan lain boleh saja dilakukan, asal tidak mengganggu fungsi dasarnya dan tentu tidak merugikan negara,” tegasnya.
Ia pun mengajak pelaku olahraga dan masyarakat umum untuk ikut menjaga serta memelihara fasilitas yang telah tersedia. Menurutnya, keberlanjutan kualitas sarana olahraga hanya akan tercapai jika semua pihak terlibat secara aktif.
“Standar yang sudah dicapai harus terus dijaga dan bila mungkin ditingkatkan. Fasilitas ini adalah milik bersama, dan peran masyarakat sangat dibutuhkan,” tutupnya.
Melalui pendekatan berbasis kesadaran dan partisipasi publik, Dispora Kaltim berharap ekosistem olahraga di daerah bisa tumbuh lebih kuat dan mampu mencetak prestasi yang membanggakan. (Adv)


