Program RT Ku Terbaik Mulai Disalurkan Oktober dengan Anggaran Rp50 Juta

KUKAR – Program RT Ku Terbaik mulai disalurkan pada Oktober 2026 dengan pagu anggaran Rp50 juta untuk setiap RT di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, mengatakan pelaksanaan program tersebut telah memiliki dasar melalui Peraturan Bupati (Perbup) dan Petunjuk Teknis (Juknis).

Sementara itu, pendamping di tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan mulai diaktifkan sejak 1 Oktober 2026 untuk mengawal proses pelaksanaan program di lapangan.

“Mereka itulah yang nanti akan mengawal, menyosialisasikan, mendampingi bersama teman tim kecamatan untuk memverifikasi usulan semua RT,” kata Arianto, Jumat (2/10/2026).

Arianto menjelaskan, usulan kegiatan dalam Program RT Ku Terbaik berasal dari masing-masing RT. Namun, keterbatasan anggaran dan waktu pelaksanaan membuat pemerintah perlu menyesuaikan kegiatan yang dapat direalisasikan.

“Program itu dari RT, sesuai dengan petunjuk teknis kita. Tapi mengingat dana itu terbatas, tentu nanti kita akan melihat apa yang bisa dilakukan dalam waktu tiga bulan ini, sesuai dengan ketersediaan dana,” jelasnya.

Ia menyebut anggaran Rp50 juta tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan operasional RT berupa insentif. Sementara penggunaan anggaran lainnya masih melihat hasil pembahasan terhadap usulan yang disampaikan masing-masing RT.

Ia mengatakan, penyaluran anggaran dilakukan secara bertahap. Dari pagu Rp50 juta, sekitar Rp29 juta diarahankan untuk insentif dan operasinal setiap RT dan Rp21 Juta untuk kegiatan-kegiatan yang diusulkan oleh RT.

“Apakah nanti digunakan untuk fasilitas internet gratis, fasilitas infrastruktur, atau misalnya untuk operasional gotong royong, itu nanti masih kita lihat. Kita akan lihat usulan-usulan RT itu, kemudian kita simulasikan mampunya dilaksanakan apa,” ujarnya.

Menurut Arianto, penyesuaian kegiatan dilakukan agar anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk program yang benar-benar memungkinkan dilaksanakan hingga akhir 2026.

“Sambil kita melihat kebijakan, kira-kira yang memang di tiga bulan terakhir di 2026 ini bisa dilaksanakan, ketika nanti dilaksanakan itu betul-betul bermanfaat, berdampak, dan dapat dirasakan warga RT,” tuturnya.

Sebelumnya, Program RT Ku Terbaik dirancang dengan anggaran Rp150 juta untuk setiap RT. Namun, nominal tersebut kemudian disesuaikan menjadi Rp50 juta seiring dengan kebijakan efisiensi anggaran pemerintah daerah.

Arianto mengatakan perubahan tersebut telah dibahas dan disepakati bersama antara pihak eksekutif dan legislatif dengan mempertimbangkan kondisi anggaran daerah.

“Kemarin sesuai permintaan Ketua DPRD Kukar, dengan berbagai pertimbangan yang semula kita anggarkan Rp150 juta, kemudian Rp100 juta, itu menjadi Rp50 juta,” pungkasnya. (Adv)

Berita Terkait

Most Popular