Antisipasi Risiko Bencana, BW Minta Pembangunan SDN 12 Tanjung Laut Bontang Ditunda

KALTIMNUSANTARA.COM– Anggota Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang mengusulkan agar pelebaran jalan dilaksanakan terlebih dahulu, di Jalan KS Tubun.

Setelah itu, dilanjutkan dengan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), di SDN 012, Tanjung Laut, Bontang Selatan.

Ia mengatakan, saat ini kondisi jalan tak dapat diakses kendaraan roda empat. Jalan hanya seluas 1 meter. Apalagi, akses jalan masuk dihimpit oleh dua gedung sekolah. Dan rumah warga sekitar.

Menurutnya, dengan kondisi itu, usulan pelebaran jalan ini dilakukan untuk mengantisipasi jika terjadi bencana. Semisal terjadi bencana kebakaran di area sekitar. Proses evakuasi dan penanganan lebih cepat karena jalan masuk telah diperlebar.

“Saya minta jangan dulu bangun sekolahnya, tetapi dimundurkan dahulu. Jalan dan sekolah merupakan milik negara. Jadi semuanya harus diakomodir dalam kebijakan,” kata BW, Rabu (7/6/2023)

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Bambang Cipto Mulyono mengatakan, jalan seluas satu meter ialah lahan sekolah, di Jalan KS Tubun. Jika jalan dilakukan pelebaran, maka harus dilakukan pembongkaran pagar sekolah.

Pengalihan aset itu pun pasti melalui proses yang panjang. “Pelebaran jalan harus mengurangi aset. Mengurangi aset bukan wewenang Dinas Pendidikan,” ujarnya.

Ia berharap, pembangunan RKB SDN 012 tak menemui kendala di lapangan. “Waktu pengerjaan dilakukan selama tujuh bulan. Lelangnya Februari 2023,” tandasnya.(Akbar/ADV/DPRD)

Berita Terkait

Most Popular