BONTANG– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bontang meminta pihak Kelurahan untuk berkolaborasi memastikan seluruh anak mendapatkan hak pendidikan.
Kepala Disdikbud Bontang Abdu Safa Muha berkeinginan dengan adanya kolaborasi ini bisa mendapatkan informasi anak yang putus sekolah.
“Kami akan komunikasi ke Kelurahan pola ini diyakini bisa mencegah ada anak putus sekolah,” ucap Abdu Safa Muha.
Lebih lanjut, Disdikbud Bontang berkeinginan seluruh anak tidak ada yang putus sekolah. RT menjadi ujung tombak agar informasi bisa tepat dan cepat.
Terlebih kasus di Bontang Lestari itu rupanya karena ada miskomunikasi. Dimana sang anak mengaku sempat terkejut. Karena maslaah itu rupanya sudah diketahui.
“Tapi, rupanya berbuntut panjang. Sampai akhirnya Wali Kota yang menemukan,” sambungnya.
Sebelumnya di beritakan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bontang memastikan anak yang putus sekolah di Bontang Lestari akan kembali aktif belajar pada Senin (6/4/2026) nanti.
Kepala Disdikbud Bontang Abdu Safa Muha mengatakan, pada Kamis (2/4) tadi sudah menyerah seragam sekolah gratis bagi siswa yang sempat putus sekolah.
“Tadi sama Dinsos-PM kami beeikan bantuan. InsyaAllah senin anak kembali bersekolah. Nanti akan didudukkan di kelas 3 SD,” ucap Abdu Safa Muha.


