KUKAR – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan langkah untuk menjaga stabilitas harga layanan pariwisata selama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada 5–11 Desember 2026.
Kepala Bidang Pemasaran, Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad menyebutkan bahwa upaya yang dilakukan pihaknya adalah menerbitkan surat edaran kepada sejumlah asosiasi usaha pariwisata pada Oktober 2026.
Ia mengatakan pihaknya akan melibatkan berbagai asosiasi yang menaungi sektor pariwisata agar imbauan tersebut dapat diteruskan kepada para anggotanya.
“Surat edaran ini kami siapkan sebagai ajakan kepada pelaku usaha untuk bersama-sama mendukung MTQH, terutama dengan menjaga harga tetap stabil dan memberikan pelayanan yang baik kepada pengunjung,” ujar Ivan, Kamis (8/10/2026).
Ia mengatakan asosiasi yang menjadi sasaran koordinasi meliputi KRI untuk sektor perhotelan, APJI, PPJI, dan PPKN di bidang kuliner, Asita untuk usaha perjalanan wisata, serta Putri yang menaungi pengelola taman rekreasi.
Dengan begitu, lanjut dia, peserta maupun tamu dari luar daerah dapat memperoleh layanan akomodasi, kuliner, dan rekreasi dengan harga yang tetap terkendali.
Selain menjaga tarif, Dispar Kukar juga mendorong pengusaha menawarkan diskon selama kegiatan berlangsung. Bentuk promosi dapat disesuaikan dengan jenis layanan dan kemampuan masing-masing pelaku usaha.
Penawaran tersebut bisa berupa potongan harga kamar hotel maupun tiket masuk objek wisata.
Pihaknya, sambung dia, tidak menentukan besaran diskon, sehingga setiap pengelola memiliki keleluasaan untuk menetapkan program promosi yang dapat diberikan kepada pengunjung.
Ivan menyebut MTQH menjadi kesempatan bagi Kukar untuk memperkenalkan potensi wisata daerah kepada masyarakat dari berbagai kabupaten/kota di Kaltim.
Karena itu, sebut Ivan dukungan pelaku usaha sangat krusial agar kedatangan peserta tidak hanya terpusat pada agenda perlombaan.
“Harapannya, peserta dan pengunjung bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk mengunjungi destinasi wisata serta menikmati berbagai layanan yang tersedia di Kukar,” jelasnya.
Ivan berharap pelaksanaan MTQH pada 5–11 Desember 2026 dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga kenyamanan pengunjung serta mendorong promosi pariwisata daerah.
“Kalau memungkinkan, pemberian diskon juga akan sangat membantu pengunjung sekaligus menunjukkan dukungan dunia usaha terhadap kegiatan ini,” pungkas Ivan. (Adv)


