Samarinda – Menanggapi masih rendahnya tingkat literasi di Kalimantan Timur (Kaltim), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim mengambil langkah strategis dengan mengajak berbagai pihak untuk bersinergi dalam meningkatkan minat literasi di kalangan pemuda.
Dispora menegaskan bahwa upaya ini harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat sebagai tanggung jawab bersama.
Rusmulyadi, Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda di Dispora Kaltim, menegaskan bahwa peningkatan literasi pemuda bukan hanya tugas Dispora, melainkan kewajiban bersama seluruh elemen.
Sebagai bagian dari upaya konkret, Dispora telah melaksanakan sejumlah pelatihan yang ditujukan khusus untuk pemuda, termasuk bagi para konten kreator, agar generasi muda mampu mengasah kemampuan literasi digital sekaligus menghasilkan karya-karya positif di tengah perkembangan teknologi saat ini.
“Kami rutin mengadakan pelatihan, terutama untuk konten kreator yang merupakan salah satu elemen penting dalam ekosistem literasi digital,” ujar Rusmulyadi, Selasa (20/5/2025).
Ke depan, Dispora berencana meluncurkan sebuah platform digital yang berfungsi sebagai ruang bagi para pemuda berprestasi untuk menampilkan karya sekaligus mendapatkan pengakuan atas prestasi literasi mereka.
“Melalui platform ini, kami ingin mengumpulkan para pemuda berprestasi sebagai bagian dari upaya membangun komunitas kreatif dan literasi yang produktif,” tambahnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, Dispora Kaltim berharap mampu menumbuhkan budaya literasi yang kuat di kalangan pemuda, sekaligus membawa perubahan positif yang berkelanjutan demi mewujudkan masyarakat yang cerdas, inovatif, dan mampu bersaing di era modern. (Adv)


