Bontang – Sebanyak 10.553 sambungan jaringan gas (jargas) rumah tangga gratis dipastikan akan dibangun di Kota Bontang mulai Oktober 2025 hingga Mei 2026. Kepastian itu disampaikan dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Kota Bontang dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Jumat (12/9/2025).
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menegaskan program ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, bukan sekadar proyek energi. Menurutnya, jargas akan membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga sekaligus menyediakan energi bersih dan ramah lingkungan.
Meski demikian, Neni mengakui masih ada sekitar 10 ribu rumah di Bontang yang belum tersentuh jargas. Pemkot berkomitmen memperjuangkan tambahan alokasi ke pemerintah pusat hingga seluruh warga bisa menikmati program ini.
“Jargas harus dirasakan semua warga. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, kementerian, dan masyarakat sangat penting,” tegas Neni.
Sementara itu, perwakilan Kementerian ESDM, Yunando, memastikan pemasangan jargas sepenuhnya gratis. Ia meminta warga segera melapor jika ada pihak yang meminta biaya. “Program ini seratus persen gratis,” ujarnya.
Dengan tambahan ini, total sambungan jargas di Bontang akan mencapai hampir 29 ribu rumah, semakin mendekati target “city gas”, yakni kondisi di mana seluruh rumah tangga dapat menikmati energi bersih secara merata.


