SAMARINDA – Nabila Anwar, seorang pemudi asal Samarinda, dinyatakan sebagai Putri Hijab Provinsi Kalimantan Timur dalam acara yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) pada 26 Oktober 2024. Dalam perannya, Nabila berkomitmen untuk memberdayakan pemuda melalui fashion yang sesuai dengan nilai-nilai syariat Islam.
Nabila mengungkapkan visi besarnya untuk menciptakan perubahan positif di kalangan generasi muda.
“Saya ingin menunjukkan bahwa fashion hijab bisa menjadi alat untuk mengekspresikan diri dan tetap menghormati norma-norma agama,” katanya, menekankan pentingnya inovasi dalam berpakaian.
Meskipun persiapan menjelang pemilihan terbilang mendesak, Nabila merasa hal tersebut bukanlah hambatan.
“Dengan waktu yang singkat, saya fokus pada setiap detail, mulai dari catwalk hingga busana. Doa dan motivasi diri menjadi kunci,” ungkapnya.
Tema busana yang diusung Nabila adalah pesta malam dengan elemen batik khas Kalimantan, yang dirancang oleh Kak Ofi Putra.
“Saya ingin memperkenalkan kekayaan budaya kita dalam setiap penampilan,” ujarnya, menyoroti pentingnya identitas lokal.
Setelah terpilih, Nabila berencana mengadakan kegiatan runway di sekolah-sekolah sebagai langkah awal untuk menginspirasi remaja.
“Saya berharap dapat mendorong mereka untuk berani tampil menutup aurat dengan gaya,” jelasnya.
Nabila berambisi untuk menjadikan fashion sebagai sarana pendidikan, menghubungkan pemahaman tentang agama dan tren terkini.
“Fashion bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga tentang membangun kepercayaan diri dan identitas,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Nabila mengapresiasi pekan raya pemuda yang digelar Dispora Kaltim sebagai platform yang luar biasa untuk menampilkan talenta dan kreativitas.
“Saya sangat bersemangat untuk memulai perjalanan ini dan berharap dapat memberikan dampak positif,” tutupnya.(adv).


