spot_img
Kamis, Maret 5, 2026

GmnI Samarinda Gelar Aksi Kecam Tindakan Represif Gerakan Warga Yang Dilakukan Polisi

- Advertisement -

KALTIMNUSANTARA.COM- Puluhan kader DLC GmnI Kota Samarinda menggelar aksi solidaritas pada Selasa (17/10/2023) siang.

Aksi tersebut merupakan bentuk kecaman terhadap tindakan represif aparat keamanan terhadap masyarakat Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau dan Desa Bangkal, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Selatan (Kalsel).


Demonstrasi itu berlangsung di simpang 4 Lembuswana Kota Samarinda. Humas Aksi, Andre mengatakan, sikap yang dilakukan oleh aparat kepolisian tidak mencerminkan asas kemanusian.


“kami sangat sayangkan tindakan represif itu kepada gerakan masyarakat. Polisi harusnya bisa berlaku adil tanpa ada intimidasi warga,” kata Andre.


Di Lokasi yang sama Ketua DPC GMNI Kota Samarinda, Alfonsius Limba mengatakan, perilaku bengis dari aparat kepolisian turut menyasar anak-anak yang melakukan proses belajar mengajar di Rempang.


“Kami minta Kapolri untuk usus tuntas kasus ini. Hal ini sudah terjadi berkali kali yang dilakukan oleh aparat kepolisian” kata Alfons.


Sebagai bentuk respon dan solidaritas terhadap peristiwa yang terjadi di Pulai Rempang dan Desa Bengkal. DPC GMNI Samarinda menyampaikan 3 tuntutan, diantaranya :

  1. Hentikan Reresifitas Terhadap Gerakan Rakyat.
  2. Usut tuntas dan bebaskan masyarakat yang mengalami penangkapan dan Penembakan di Rempang dan Seruyan.
  3. Tolak Pimpinan Kepolisian Yang Bermasalah Di Kalimantan Timur.
Berita Terkait
- Advertisment -

Most Popular