Penajam Paser Utara (PPU) – Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten PPU, Hariyono, menyampaikan hasil dari reses kedua yang ia lakukan menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H/2025 M. Dalam kegiatan penyerapan aspirasi tersebut, sejumlah warga menyuarakan kebutuhan mendesak terkait infrastruktur pertanian dan distribusi pupuk.
Ion, sapaan akrab Hariyono, menyebut bahwa banyak keluhan datang dari masyarakat, khususnya di Kecamatan Penajam, mengenai kondisi jalan usaha tani yang belum terakomodasi dengan baik. Ia menyoroti potensi pertanian di Desa Giripurwa sebagai salah satu wilayah yang memerlukan perhatian serius.
“Jalan usaha tani ini harus terus dikembangkan karena menjadi dasar penting bagi aktivitas petani,” ujarnya pada Jumat (11/04/2025).
Menurutnya, akses jalan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan kegiatan bercocok tanam masyarakat, terutama di lahan yang telah lama digarap.
Selain itu, persoalan ketersediaan pupuk juga menjadi keluhan utama. Baik pupuk bersubsidi maupun non-subsidi, menurut Hariyono, masih sulit diperoleh oleh petani.
“Sampai sekarang distribusi pupuk belum berjalan dengan baik. Bahkan membeli pun sulit,” tambahnya.
Ia menekankan perlunya sinergi antara Dinas Pertanian dan masyarakat untuk memastikan kelancaran distribusi pupuk serta penanganan kebutuhan dasar petani secara menyeluruh.
“Komunikasi harus dijalin dengan baik, karena meskipun sudah ada koordinasi, detail di lapangan masih belum sesuai harapan,” tutupnya.


