Dispora Kaltim Perluas Akses Pelatihan Kecakapan Hidup di Daerah Belum Tersentuh

SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) terus berupaya mendorong pengembangan potensi pemuda melalui program pelatihan keterampilan hidup. Program yang menjadi prioritas di Bidang Pemberdayaan Pemuda ini dirancang untuk menjawab kebutuhan riil generasi muda di berbagai daerah.

Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Dispora Kaltim, Rusmulyadi, mengungkapkan bahwa dari total 105 kecamatan di wilayah Kalimantan Timur, sebanyak 84 kecamatan belum pernah mendapatkan akses pelatihan kecakapan hidup. Melalui data tersebut, Dispora menargetkan untuk mulai menjangkau wilayah-wilayah tersebut secara bertahap.

“Tahun ini kami mencoba mengintervensi sebanyak mungkin daerah yang belum tersentuh. Tapi karena adanya penyesuaian anggaran, target realistis kami sementara ini berada di angka 43 kecamatan,” jelasnya, Rabu (4/6/2025).

Ia menambahkan bahwa sisa wilayah akan dijangkau pada pelaksanaan program di perubahan anggaran mendatang.

Di samping pelatihan lifeskill, sejumlah inisiatif lain turut dikembangkan agar berjalan berkesinambungan. Di antaranya fasilitasi kepemudaan, dukungan untuk organisasi pemuda, program pemberdayaan ekonomi generasi muda, serta peluncuran inisiatif baru bertajuk Pendidikan Kader Muda Daerah, yang mulai digagas tahun ini.

“Pendidikan Kader Muda ini tahun lalu belum ada. Tahun ini menjadi langkah awal kami untuk menciptakan kader-kader muda berwawasan lokal,” tutur Rusmulyadi.

Berbeda dari pelatihan bersifat umum, pelatihan keterampilan hidup yang dilaksanakan Dispora dirancang berdasarkan kebutuhan spesifik daerah. Dalam implementasinya, pihak Dispora selalu melakukan pemetaan lapangan terlebih dahulu.

“Kami tidak asal menetapkan jenis pelatihan. Seperti saat mengadakan pelatihan menjahit di Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong, kami lebih dulu berkoordinasi dengan perangkat kelurahan untuk mengetahui kebutuhan warga mudanya,” bebernya.

Yang menarik, narasumber pelatihan bukan berasal dari tokoh luar daerah, melainkan pemuda Kaltim yang telah membuktikan prestasi di bidangnya. Salah satunya adalah Alda Al Ali Murrabbaniah, pemenang Pemuda Pelopor 2024 bidang pendidikan tingkat provinsi.

“Pemilihan narasumber seperti Alda bukan tanpa alasan. Kami ingin peserta terinspirasi dari figur yang dekat secara usia dan latar belakang. Ini penting untuk membangun rasa percaya diri dan motivasi dari dalam,” tegasnya. (Adv)

Berita Terkait

Most Popular