Samarinda – Sebuah ajang olahraga bergengsi akan segera digelar di Kalimantan Timur (Kaltim). Turnamen panahan bertajuk Piala Gubernur Kaltim 2025 dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 22 Juni 2025, dengan Stadion Kadrie Oening di kawasan GOR Sempaja, Samarinda, sebagai lokasi utama pelaksanaan.
Kejuaraan ini akan melibatkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan disebut-sebut juga akan diramaikan oleh atlet dari beberapa negara tetangga.
Dispora Kaltim melalui Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga memastikan bahwa turnamen ini bersifat terbuka untuk umum, termasuk bagi kalangan pemula maupun atlet profesional.
Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan turnamen ini dimaksudkan sebagai sarana pembinaan sekaligus pencarian talenta potensial di cabang panahan.
“Kami ingin menciptakan ruang kompetisi yang setara untuk semua kalangan. Mulai dari atlet usia dini hingga profesional, semua diberi panggung untuk unjuk kemampuan,” jelas Rasman, Minggu (25/5/2025)
Beberapa kategori yang akan dipertandingkan dalam turnamen ini meliputi:
- Barebow Pemula (U11) – 5 meter
- Barebow Junior (U13) – 10 meter
- Nasional (U12) – 10 meter
- Nasional (U13) – 20 meter
- Nasional (U15) – 30 meter
- Nasional Umum – 40 meter
- Compound Junior (U15) – 40 meter
- Compound Umum – 50 meter
- Recurve Umum – 70 meter
- Barebow Umum – 50 meter
Penyelenggara menyediakan total hadiah senilai Rp108 juta, yang akan dibagikan kepada para juara di masing-masing kategori.
Untuk pendaftaran, peserta individu dapat memanfaatkan tarif early bird sebesar Rp300.000 yang berlaku hingga 17 Mei. Setelah itu, tarif normal akan dikenakan sebesar Rp350.000 dan ditutup pada 12 Juni.
Sementara itu, untuk kategori tim campuran (mix team) dan pendamping atau official, biaya registrasi ditetapkan masing-masing sebesar Rp300.000 dan Rp150.000.
Dipilihnya GOR Sempaja sebagai venue bukan tanpa alasan. Fasilitas ini telah berulang kali menjadi lokasi turnamen olahraga tingkat provinsi dan nasional, dengan sarana yang dinilai layak dan mendukung kebutuhan teknis cabang panahan.
Melalui gelaran ini, Dispora Kaltim juga menargetkan munculnya atlet panahan baru yang bisa dikembangkan lebih jauh untuk mewakili Kalimantan Timur di tingkat nasional maupun internasional.
Selain itu, kejuaraan ini juga diharapkan menjadi wadah pertemuan bagi komunitas panahan dari berbagai daerah dan mempererat jejaring antar-pelatih, atlet, dan klub.
Ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya besar Kalimantan Timur dalam memperkuat posisi sebagai pusat pembinaan olahraga panahan nasional. (Adv)


