Dispora Kaltim Siapkan Penataan Menyeluruh Stadion Palaran dan GKO, Fokus pada Tata Kelola dan Kenyamanan Pengguna

Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) tengah menyiapkan langkah strategis untuk merevitalisasi dua pusat olahraga andalan daerah: Stadion Utama Palaran dan Gelora Kadrie Oening (GKO).

Koordinator Perencanaan Dispora Kaltim, Ahmad Juanda, menyampaikan bahwa penataan ulang ini tidak hanya menyentuh aspek fisik bangunan, melainkan mencakup pengaturan fungsi, tata kelola, hingga kemudahan akses masyarakat.

“Penataan yang kami rancang bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi memastikan semua elemen sesuai regulasi, baik dari sisi letak, peruntukan, maupun keterjangkauannya oleh publik,” ujarnya, Selasa (28/5/2025).

Rencana ini disusun untuk menciptakan fasilitas olahraga yang lebih tertib, representatif, dan menunjang kebutuhan zaman. Meski dokumen induk (master plan) masih dalam tahap penyelesaian, Juanda menegaskan bahwa arah pembangunan dan prioritas teknis sudah ditentukan sejak awal.

“Saat ini fokus kami adalah merampungkan dokumen perencanaan agar pelaksanaan nantinya bisa berjalan terarah dan bertahap,” tambahnya.

Juanda juga menekankan pentingnya aspek keselamatan dan kenyamanan bagi pengguna fasilitas ke depan. Dirinya berharap, hasil akhir dari proses penataan ini bisa menjadi tolok ukur kualitas sarana olahraga daerah, yang tak hanya dapat digunakan masyarakat, tetapi juga layak dijadikan lokasi pertandingan tingkat nasional.

“Kami ingin masyarakat punya ruang olahraga yang tertata dengan baik, sehingga bisa lebih termotivasi untuk beraktivitas fisik secara rutin. Pada saat bersamaan, venue ini juga bisa mendukung pelaksanaan event skala besar,” ucapnya.

Upaya ini merupakan bagian dari langkah jangka panjang Dispora Kaltim untuk membangun ekosistem olahraga yang berdaya saing tinggi dan mendorong pertumbuhan prestasi atlet lokal. Peningkatan kualitas sarana diyakini akan memperkuat fondasi pembinaan olahraga sejak usia dini hingga tingkat profesional. (Adv)

Berita Terkait

Most Popular