Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menegaskan komitmennya untuk menjadikan generasi muda sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah.
Lewat sejumlah program yang terbuka untuk kolaborasi, Dispora ingin memastikan bahwa semangat dan kreativitas pemuda tak hanya terfokus pada ruang ekspresi, tetapi juga diarahkan pada kontribusi nyata bagi masyarakat.
Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pemberdayaan Dispora Kaltim, Hasbar Mara, menyampaikan bahwa pemuda di Kaltim saat ini memiliki ruang yang luas untuk menghadirkan gagasan dan aksi.
Menurutnya, peran pemuda tidak lagi terbatas sebagai penerima hasil pembangunan, melainkan juga sebagai pelaku utama yang membawa dampak positif.
“Setiap pemikiran kreatif dari anak muda sangat kami apresiasi, khususnya jika itu ditujukan untuk menyelesaikan persoalan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami mendukung penuh ide-ide seperti itu,” ujarnya, Sabtu (31/5/2025).
Ia menekankan, meskipun ide individu tetap diperhatikan, pihaknya lebih mendorong bentuk kegiatan yang dilakukan secara kolektif atau berkelompok. Kolaborasi dianggap sebagai fondasi penting dalam menjamin keberhasilan pelaksanaan program.
Dispora Kaltim sendiri telah merancang berbagai program yang menyentuh banyak sektor, mulai dari pengembangan skill dan peningkatan daya saing ekonomi, hingga ruang-ruang kreatif yang menampung ekspresi inovatif para pemuda.
Namun, suksesnya program-program tersebut sangat bergantung pada sejauh mana keterlibatan langsung para pemuda dalam pelaksanaannya.
Menurut Hasbar, kolaborasi yang dibangun tak hanya berupa wacana. Pemuda yang memiliki inisiatif dan rencana konkret dipersilakan untuk menyusun proposal atau konsep kegiatan yang memiliki manfaat sosial. Dispora Kaltim siap memberikan dukungan dalam bentuk pelatihan, bimbingan teknis, dan bahkan bantuan pendanaan.
“Datang saja dengan ide dan rencana yang matang, terutama yang bisa berdampak pada masyarakat luas. Kami akan bantu semaksimal mungkin,” ucapnya.
Ia juga mengungkapkan harapannya agar pemuda bisa semakin merasa terlibat dalam arah pembangunan daerah, bukan hanya sebagai pengamat, melainkan sebagai penggerak.
Lewat kemitraan yang terbuka dan transparan, peran pemuda diyakini akan menjadi salah satu kunci penting dalam kemajuan Kaltim ke depan.
“Dengan kreativitas dan semangat yang dimiliki pemuda hari ini, kami optimistis Kalimantan Timur akan semakin siap menyongsong masa depan yang lebih baik. Mereka bukan sekadar harapan, tetapi juga motor penggerak pembangunan,” pungkas Hasbar. (Adv)


