Disdikbud Tindak lanjuti Laporan Wali Kota Adanya Anak Putus Sekolah di Bontang Lestari

BONTANG– Dinas Pendidikan Kota Bontang menindaklanjuti temuan Wali Kota Neni Moernaeni adanya murid yang putus sekolah di kelurahan Bontang Lestari.

Sekretaris Disdikbud Bontang Saparuddin mengatakan, telah mengkonfirmasi pihak sekolah. Alasan anak itu keluar karena murni keinginan orang tua.

Kala itu sang wali murid mengaku akan memindahkan anaknya ke tempat sekolah lain. Rupanya sampai saat ini orang tua tersebut yang tidak menyekolahkan anaknya di tempat lain.

“Masih ada buktinya kami. Tapi kami akan kirim tim untuk bujuk wali murid agar anak bisa sekolah kembali,” terang Saparuddin.

Lebih, lanjut sekolah lama pun siap menampubg kembali sang murid. Asalkan wali nurid bisa benar-benar memastikan anak harus rajin bersekolah.

Sebab sang anak memiliki rekam jejak sering tidak hadir bersekolah tanpa keterangan. Dengan alasan itu sekolah menegur siswa untuk bisa memperbaiki kedisiplinan.

“Kami akan pastikan sang anak mendapatkan hak nya untuk berpendidikan,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Bontang, Neni Moernaeni, dibuat terkejut saat melakukan kunjungan ke lokasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Bontang Lestari, Jumat (27/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menemukan adanya anak yang putus sekolah.

Temuan itu berada di RT 08, Jalan Linmas 2. Diketahui, seorang anak telah putus sekolah sejak kelas IV SD. Orang tua menghentikan pendidikan anak tersebut karena dinilai belum mampu membaca, sehingga tidak naik kelas selama dua tahun berturut-turut.

Menanggapi hal itu, Neni langsung meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk segera menangani kasus tersebut. Ia menyebut kondisi ini cukup memprihatinkan, terlebih anak tersebut telah lama tidak bersekolah dan hanya menghabiskan waktu di rumah dengan bermain gawai.

“Ini cukup mengejutkan, ada dua anak. Ayo OPD segera ditangani. Beruntung saya turun langsung ke lokasi sehingga mengetahui kondisinya,” ujar Neni.

Berita Terkait

Most Popular