BONTANG– Dinas Pendidikan Kota Bontang mengawasi masyarakat pesisir yang memiliki anak untuk dipastikan haknya untuk bersekolah sampai lulus SMA.
Kepala Disdikbud Bontang Abdu Safa muha mengatakan semangat anak bersekolah di kawasan atas laut seperti Tihi-Tihi, Gusung, Selangan, Malahing, dan Gusung cukup tinggi.
Tetapi kerawanan angka putus sekolah juga mengkhawatirkan. Mengingat di sana fasilitas pendidikan masih sangat terbatas. Untuk itu para anak yang ingin bersekolah lanjut jenjang SMP bisa difasilitasi untuk belajar di darat.
“Kalau kerawanan pasti ada. Tapi bisa dicegah. Dengan menyekolahkan mereka di darat. Kami berikan fasilitas juga,” ucap Abdu Safa Muha.
Lebih lanjut pada program Seleksi Penerimaan Murid Baru 2026 ini Disdikbud Bontang menyiapkan kuota khusus bagi anak Pesisir. Mereka akan ditempatkan kuota afirmasi.
Sekolah pun tidak boleh menolak anak pesisir dengan alasan apapun. Mereka punya hak yang sama untuk mendapatkan jenjang pendidikan lebih tinggi.
“Kita pahami sekolah di atas laut sangat terbatas. Sekarang di sana hanya ada SD. Untuk SMP mereka harus ke darat,” sambungnya.
Sejauh ini Disdikbud Bontang belum mendapati anak Pesisir yang putus sekolah karena soal akses. Kebanyakan mereka tetap melanjutkan sekolah.


