KALTIMNUSANTARA.COM- Anggota Komisi III DPRD Bontang Faisal mendesak Pemerintah Kota agar ber serius mengelola potensi pariwisata.
Saat ini dirinya masih belum melihat keseriusan Pemkot Bontang. Buktinya, Bontang Kuala sebagai tujuan wisatawan masih terlihat tidak rapi.
Banyak jembatannya rusak. Utamanya didepan panggung yang dimana banyak pedagang atau wisatawan pasti mampir di lokasi tersebut.
“Keseriusan masih belum nampak. Taglinenya aja memajukan pariwisata. Tapi ini belum ada action nya,” kata Fasial kepada Kaltimnusantara.com, Selasa (6/6/2023).
Politisi Nasdem ini juga berharap tahun ini ada pembenahan khususnya wilayah Bontang Kuala. Dirinya memberikan solusi event bisa digelar di sana.
Karena banyak yang akan diuntungkan. Mulai dari pedagang, hingga mengangkat budaya lokal peradaban awal Kota Bontang.
“Visioner lah dalam berfikir. Berkreasi perlu sekali itu,” terangnya.
Lurah Bontang Kuala Suiza Ixan Saputro pun ingin kembali mengusulkan di instansi terkait. Soal pembenahan kampung apung ini.
Menurutnya melalui komunikasi intens berharap tahun ini ada pengerjaan minimal perbaikan papan jembatan yang berada didekat panggung.
“Kita akan usulkan kembali semoga bisa,” terang Suiza. (Akbar/ADV/DPRD)


