spot_img
Jumat, Januari 16, 2026

Gelaran Olahraga Disambut Antusias, Dispora Kaltim Soroti Manfaat Sosial dan Psikologis

- Advertisement -

SAMARINDA – Event olahraga yang digelar di Kalimantan Timur (Kaltim) tak sekadar jadi ajang unjuk kemampuan atlet, tetapi juga dinilai mampu menciptakan ruang yang sehat bagi interaksi sosial dan kondisi mental masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Rasman Rading. Ia menekankan bahwa atmosfer pertandingan yang meriah membawa pengaruh positif terhadap suasana hati dan semangat warga yang terlibat, baik sebagai penonton maupun peserta.

“Ketika tribun dipenuhi penonton dan sorak-sorai terdengar dari segala penjuru, itu menciptakan suasana yang membangkitkan energi. Suasana ini bisa berdampak langsung pada perasaan bahagia dan mengurangi tekanan mental,” ujarnya, Minggu (8/6/2025).

Menurut Rasman, olahraga bukan hanya menyangkut pencapaian medali atau target fisik, melainkan turut menjadi medium yang mempererat hubungan sosial dan menyediakan sarana hiburan yang sehat.

“Banyak yang menganggap kejuaraan hanya soal siapa menang dan kalah. Padahal, kegiatan ini membuka ruang interaksi yang positif di tengah masyarakat, menjadi pengalih stres, dan memperkuat rasa kebersamaan,” tuturnya.

Dispora Kaltim juga melihat penyelenggaraan turnamen olahraga di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya menciptakan gaya hidup aktif serta membentuk komunitas yang sehat secara jasmani maupun rohani.

“Ramainya penonton menunjukkan minat publik terhadap olahraga. Ini penting, karena kehadiran mereka turut mendukung pertumbuhan budaya hidup sehat dalam masyarakat,” tambah Rasman.

Ia berharap ke depan masyarakat bisa lebih aktif berpartisipasi, entah itu dalam bentuk mendukung langsung di lapangan, atau dengan terlibat sebagai peserta dalam berbagai cabang olahraga yang tersedia.

“Partisipasi itu bentuk kontribusi. Semakin sering masyarakat terlibat, maka olahraga akan menjadi bagian dari kultur harian, bukan sekadar kegiatan seremonial atau agenda musiman,” pungkasnya. (Adv)

Berita Terkait
- Advertisment -

Most Popular