SAMARINDA – Komitmen Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) dalam memfasilitasi pola hidup sehat masyarakat kembali ditunjukkan lewat pengoperasian ruang kebugaran yang kini tersedia di kompleks kantor Dispora, Kota Samarinda.
Fasilitas olahraga tersebut mulai aktif digunakan sejak sekitar satu bulan terakhir. Dilengkapi dengan alat-alat fitness standar, keberadaannya terbuka untuk siapa saja, baik atlet binaan, pegawai, maupun warga biasa yang ingin menjaga kebugaran tubuh tanpa harus mengeluarkan biaya.
Menurut Kasubbag Tata Usaha UPTD Dispora Kaltim, Armen Arbianto, gym ini bukan sekadar fasilitas internal.
“Kami membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat. Siapa pun berhak memanfaatkannya demi menunjang kesehatan fisik,” ujarnya, Rabu (11/6/2025).
Adapun jam operasional ruang kebugaran ini ditetapkan mulai pukul 06.00 hingga 18.00 Wita setiap hari. Waktu tersebut dirancang agar fleksibel dan cocok dengan jadwal beragam kelompok masyarakat, termasuk pekerja, pelajar, hingga ibu rumah tangga.
Beberapa peralatan yang tersedia di antaranya treadmill, sepeda statis, dan perlengkapan angkat beban. Meski tidak tergolong mewah, fasilitas ini dinilai cukup lengkap sebagai pilihan alternatif selain pusat kebugaran berbayar.
“Kami ingin menciptakan ruang inklusif yang dapat dimanfaatkan siapa saja tanpa harus memikirkan biaya keanggotaan atau jarak ke gym komersial,” jelas Armen.
Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa inisiatif ini mendapat tanggapan positif dari Gubernur Kaltim, yang sempat menyambangi fasilitas tersebut.
Gubernur bahkan memberikan apresiasi atas usaha Dispora dalam menyediakan ruang publik yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Tidak hanya bertujuan mengajak masyarakat hidup lebih sehat, kehadiran gym ini juga diharapkan menjadi bagian dari strategi pembinaan fisik para atlet muda agar lebih optimal.
Ke depan, Dispora Kaltim berencana terus melakukan evaluasi atas penggunaan fasilitas ini. Jika jumlah pengguna meningkat signifikan, perluasan ruang dan penambahan alat pun akan dipertimbangkan.
“Jika animo masyarakat tinggi, tentu akan kami tinjau untuk pengembangan lebih lanjut,” tutupnya. (Adv)


