Kaltim Bidik Peringkat Tiga Nasional, Dispora Dorong Lompatan IPP Lewat Program Inovatif

SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) tengah berupaya keras menggenjot capaian Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) dengan target besar: menembus tiga besar nasional pada 2025.

Setelah tahun sebelumnya berhasil bertengger di posisi lima besar, Pemprov Kaltim memandang pencapaian tersebut sebagai titik awal untuk meraih peringkat yang lebih tinggi.

Subkoordinator bidang Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi, menyebut berbagai program telah dirancang untuk memperkuat posisi Kaltim dalam pengukuran IPP.

“Fokus utama kami adalah menaikkan IPP secara signifikan. Tahun lalu skornya masih 58, dan kini sudah naik ke 64 berdasarkan update terakhir. Itu belum final dan masih sangat mungkin bertambah,” ungkapnya, Jum’at (23/5/2025)

Menurut Rusmulyadi, perubahan sistem penilaian IPP oleh Badan Pusat Statistik (BPS), dari yang semula dilakukan dua tahun sekali menjadi setiap tahun mendorong daerah untuk lebih sigap menyelaraskan kebijakan serta mempercepat eksekusi program-program pemuda.

Dispora Kaltim telah menyiapkan berbagai inisiatif untuk menunjang peningkatan ini. Beberapa di antaranya termasuk program Bina Latih (Binlat), Pendidikan Kader Pemimpin Daerah (PKPMD), serta pelatihan Bela Negara. Semua diarahkan pada pembinaan kapasitas generasi muda.

“Kami mendesain program bukan sekadar seremonial. Tujuannya agar pemuda Kaltim punya peran nyata dalam pembangunan. Semakin tinggi partisipasi dan kompetensi mereka, makin kuat pula posisi kita di level nasional,” jelasnya.

Ia menegaskan, tren pelaksanaan program serta kolaborasi lintas sektor sejauh ini menunjukkan sinyal positif. Maka tak heran jika pihaknya percaya diri bisa melampaui posisi tahun sebelumnya.

“Kalau tren seperti ini berlanjut, minimal kita bertahan di lima besar. Tapi kami berharap bisa naik level—tembus tiga besar IPP nasional. Secara angka masih kecil, tapi kualitas dan potensi kita besar,” kata Rusmulyadi dengan yakin.

Ia juga mengungkap bahwa sejumlah inovasi yang diusung Kaltim mendapat apresiasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), yang membuka peluang kerja sama lebih luas dalam pengembangan sektor kepemudaan di masa mendatang. (Adv)

Berita Terkait

Most Popular