KALTIMNUSANTARA.COM-— Pemerintah Desa Batuah bakal menyediakan fasilitas angkutan pelajar. Realisasi pengadaan bus direncanakan pada tahun 2023.
Kades Batuah, Abdul Rasyid mengatakan, pembelian angkutan pelajar tidak menggunakan dana desa atau alokasi dana desa (ADD). Namun dari CSR perusahaan yang tergabung dalam forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP).
Nantinya, angkutan pelajar akan dipasang logo perusahaan yang telah berkontribusi.
“Angkutan pelajar berupa 1 unit bus besar kapasitas 50 orang dengan harga Rp 1 miliar lebih. Diserahkan pas ulang tahun desa,” kata Rasyid, Rabu (24/5/2023).
Selama ini, jarak sekolah yang harus ditempuh pelajar cukup jauh. Tak jarang mereka menggunakan kendaraan bermotor maupun menaiki mobil bak terbuka atau pickup.
Selain belum punya SIM, juga rawan terhadap kecelakaan. Dimana, akses tersebut merupakan jalur masuk keluarnya dari Kabupaten Kutai Kartanegara ke Balikpapan.
Beberapa tahun lalu, pernah terjadi kecelakaan mobil Pick Up yang membawa rombongan pelajar terguling. Insiden itu membuat pelajar mengalami luka-luka. Dirinya tidak ingin kejadian serupa terulang kembali.
“Yang paling penting, kami tidak ingin ada lagi kecelakaan anak-anak yang bertabrakan dengan motor atau mobil. Kita ingin memberikan pelayanan terbaik terhadap masa depan anak-anak,” tutupnya. (ADV)


