Bontang – Pemerintah Kota Bontang kian mantap menargetkan predikat sebagai “City Gas” di Indonesia. Pekerjaan pemasangan pipa dan sambungan rumah tangga kini terus dikebut di sejumlah kawasan, sebagai bagian dari upaya memperluas jaringan gas kota.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni atau akrab disapa Bunda Neni, menyampaikan optimisme besar atas dukungan semua pihak dalam mewujudkan program strategis tersebut.
“Dengan dukungan ini, kami optimis target Bontang sebagai ‘City Gas’ di Indonesia akan segera terwujud,” ungkapnya, Rabu (24/9).
Program gas kota ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur. Pemkot juga menyiapkan aspek pendukung seperti administrasi sambungan, sosialisasi ke masyarakat, hingga pemetaan teknis untuk memastikan distribusi berjalan aman dan efisien. Manfaat yang diharapkan pun ganda, mulai dari menekan biaya energi rumah tangga hingga meningkatkan produktivitas usaha kecil yang bergantung pada energi.
Meski begitu, Pemkot tak menutup mata terhadap sejumlah tantangan. Masih ada rumah yang belum teraliri pipa induk, sinkronisasi data konsumen yang perlu dituntaskan, serta koordinasi lintas instansi dalam pembangunan jaringan di kawasan padat.
Untuk itu, pemerintah daerah menggandeng mitra teknis dan memperkuat skema pembiayaan agar hambatan administratif maupun teknis dapat segera diatasi. Dengan langkah ini, Pemkot yakin Bontang bisa menjadi percontohan pengembangan jaringan gas kota di Indonesia.


