SAMARINDA — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) terus memperkuat komitmennya dalam memberdayakan generasi muda sebagai aktor kunci dalam pembangunan daerah, mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi.
Koordinator Perencanaan Dispora Kaltim, Ahmad Juanda, menyampaikan bahwa pihaknya telah merancang berbagai kegiatan pengembangan kapasitas yang difokuskan pada pembinaan organisasi dan kewirausahaan.
“Kami ingin pemuda di Kaltim tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan, tapi pelaku utama. Karena itu, kami hadirkan program yang bisa menambah kemampuan mereka, khususnya dalam manajemen organisasi dan bisnis,” terang Juanda, Minggu (8/6/2025).
Ia menekankan pentingnya memberikan ruang dan peluang bagi anak muda untuk mengembangkan diri. Melalui pelatihan dan pendampingan yang ditawarkan, diharapkan mereka siap menghadapi dinamika sosial maupun ekonomi yang kian kompleks.
“Dengan bekal tersebut, para pemuda bisa memberi kontribusi langsung dalam pembangunan, tidak hanya di lingkup lokal tapi juga nasional,” tambahnya.
Juanda juga mengajak seluruh pemuda di Kaltim agar tidak menyia-nyiakan fasilitas dan kesempatan yang telah disiapkan. Menurutnya, keterlibatan aktif dalam program pembinaan merupakan langkah awal menuju generasi muda yang lebih mandiri dan berdaya saing.
“Kesempatan ini terbuka luas. Tinggal bagaimana kita mau mengambil peran. Semakin banyak pemuda terlibat, semakin besar pula dampak positif yang bisa kita capai bersama,” tegasnya.
Dispora Kaltim sendiri akan terus mengawal jalannya program ini, termasuk melakukan evaluasi berkala guna memastikan output yang dihasilkan benar-benar menyentuh kebutuhan dan potensi pemuda di berbagai daerah. (Adv)


