KALTIMNUSANTARA.COMH DPD Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas Kalimantan Timur (IKAL Kaltim) resmi melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim pada 16-17 Juni 2023. Musda kali ini mengangkat tema Optimisme Masyarakat Kaltim Untuk Ibu Kota Nusantara.
Sekretaris Provinsi Kaltim Sri Wahyuni dipercaya menahkodai IKAL Kaltim hingga 2028 mendatang.
Ketua Panitia Musda IKAL Kaltim Rahmawati mengungkapkan bahwa agenda Musda kali ini dilaksanakan selama dua hari.
“Ada Pra Musda dan Musda didalamnya membahas terkait kemajuan organisasi dan memiliki ketua baru, dikarenakan kepengurusan sebelumnya akan berakhir,” ucapnya.
Dalam Musda tersebut dirinya menyebut bahwa Sri Wahyuni menjabat sebagai ketua setelah dipilih secara aklamasi oleh forum.
“Pengurus pusat juga hadir, ada Wakil Ketua Umum DPP IKAL Komjen Pol (Purn) Togar Sianipar dan dua orang wakil bidang DPP Abidin Syah dan Ulfa,” ucapnya.
Sementara itu Wakil Ketua Umum DPP IKAL Komjen Pol (Purn) Togar Sianipar mengungkapkan bahwa Kehadiran IKAL baik di tingkap pusat dan daerah harus menjadi tempat berfikir alumni Lemhanas untuk mengkaji , mengusulkan, menyarankan kepada pimpinan daerah.
“Kalo ditingkat pusat itu Presiden, kalo didaerah Gubernur dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan daerah, tidak boleh masa bodoh,” ucapnya.
Dirinya juga berpesan kepada Ketua yang terpilih Sri Wahyuni agar mampu menggerakan segala potensi para lulusan Lemhanas untuk bisa berkontribusi kepada daerah.
“Karena beliau baru lulus dari Lemhanas, beliau lulus dari program kegiatan reguler dengan waktu 7 bulan, jadi menurut saya beliau sangat matang,” katanya.
Sementara itu Ketua Terpilih Sri Wahyuni mengucapkan terima kasih atas kepercayaan amanah yang sudah diberikan kepadanya.
“Semoga kita bisa memajukan IKAL Kaltim bersama-sama,” ucapnya.
Dirinya berharap kedepan pengetahuan, pengalaman yang sudah didapat oleh Alumni Lemhanas itu bisa dibagikan sebanyak-banyaknya, seluas-luasnya sesuai dengan bidang tugasnya.
Oleh karena itu kita rencana mengusulkan kegiatan pemantapan nilai nilai kebangsaan secara mandiri.
“Kita akan bergerak dulu dari serambi Ibu Kota Negara Nusantara , dari masyarakat Penajam Paser Utara, lalu ke kampus seperti IKAL Kaltim Goes To Campus, IKAL Kaltim Goes To School dan juga ke daerah-daerah, ” ucapnya.
Dalam kegiatan pemerintahan juga sering melaksanakan rapat koordinasi, ada pemilihan duta wisata putri parawisata, rakor Camat, Desa dan lain lain juga akan dimasukkan wawasan kebangsaan.
“Itulah yang akan kita perbuat untuk memperkuat wawasan kebangsaan di Kaltim,” tutupnya.


